kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Chevron mengeksplorasi 84 sumur panas bumi untuk kembangkan geothermal


Rabu, 15 Juni 2011 / 12:19 WIB
ILUSTRASI. Biodiesel


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

TOKYO. Chevron Corp. akan mengebor 84 sumur dengan kedalaman dua kilometer (km) di pedalaman hutan hujan tropis Indonesia untuk menyadap uap yang berada dalam wilayah penyimpanan energi vulkanik terbesar di dunia ini. Bisnis pembangkit listrik geothermal ini akan memberi aliran listrik ke Jakarta.

Perusahaan pengeboran minyak yang menjadi pionir bisnis geothermal di Asia Tenggara sejak 20 tahun lalu ini sedang menyusun langkah untuk berkompetisi dengan pemain lainnya di Indonesia.

Perusahaan dari General Electric Co. hingga Tata Corp memimpin tren investasi geothermal di Indonesia yang jumlah investasinya bisa lebih dari US$ 30 miliar. Komitmen Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk meningkatkan subsidi energi bersih, mendorong gairah bisnis geothermal di Indonesia.

"Ada momentum besar di bisnis panas bumi dan permintaan listrik Indonesia," ujar Mark Taylor analis panas bumi Bloomberg New Energy Finance di Bloomberg.

Panas bumi menjadi sumber daya alam sentral bagi Indonesia untuk mendorong penggunaan energi alternatif pengganti bahan bakar fosil seperti minyak yang harganya sangat fluktuatif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×