Reporter: Leni Wandira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ciputra Group memperkuat strategi penjualan hunian lewat kerja sama pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR) untuk proyek perumahan The Forestine di Jakarta Barat. Sinergi dengan sejumlah bank ini ditujukan untuk memperluas akses kepemilikan rumah melalui skema cicilan yang lebih ringan dan fleksibel bagi konsumen.
Melalui nota kesepahaman (MoU) tersebut, Ciputra Group menghadirkan beragam fasilitas pembiayaan, mulai dari uang muka atau down payment (DP) 0%, bebas Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), hingga insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 0% sesuai kebijakan pemerintah.
Selain itu, bunga KPR yang ditawarkan diklaim kompetitif, bahkan berada di bawah suku bunga acuan Bank Indonesia, dengan pilihan bunga tetap (fixed rate) satu hingga 10 tahun maupun skema berjenjang.
Baca Juga: Lewat The Forestine, Ciputra Group Bidik Pasar Hunian Berkonsep Hijau di Jakbar
Senior Direktur Ciputra Group Meiko Handoyo mengatakan, kolaborasi dengan perbankan menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mendorong permintaan hunian sekaligus mempercepat penyaluran kredit sektor properti. Menurutnya, kemudahan pembiayaan menjadi faktor krusial dalam menjaga momentum pasar properti agar tetap tumbuh positif.
"Melalui The Forestine, Ciputra Group turut mengambil bagian dalam mendukung percepatan sektor riil dengan mendorong peningkatan permintaan, laju pertumbuhan penyaluran kredit ke sektor properti nasional dan investasi di sektor properti," ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (1/2).
Direktur Ciputra Group Edwin Hari Wardhana menambahkan, kerja sama ini juga diarahkan untuk membangun ekosistem hunian yang terintegrasi antara pengembang dan lembaga keuangan. Langkah tersebut sejalan dengan upaya perusahaan mendukung program pemerintah dalam meningkatkan angka kepemilikan rumah di Indonesia.
Baca Juga: Ciputra Hadirkan Kawasan Hunian Baru Bertajuk The Forestin di Citra Garden City
"Kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem hunian yang saling terintegrasi, memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, serta sejalan dengan upaya perusahaan dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kepemilikan rumah bagi masyarakat Indonesia,” tambah Bapak Edwin.
Dari sisi pemasaran, dukungan perbankan dinilai mampu meningkatkan kepercayaan konsumen, khususnya bagi segmen keluarga muda dan pembeli rumah pertama (end-user). General Manager Sales & Marketing The Forestine, Jimmy Soh menyebut fleksibilitas skema KPR menjadi daya tarik utama di tengah daya beli masyarakat yang masih selektif.
The Forestine sendiri merupakan kawasan hunian berkonsep forest home yang dikembangkan di area CitraGarden City, Jakarta Barat. Proyek ini mengusung desain tropis modern dengan dominasi ruang hijau dan menyasar kebutuhan hunian jangka panjang bagi masyarakat urban. Dengan pendekatan tersebut, Ciputra Group berharap proyek ini dapat menjadi salah satu penopang penjualan residensial perseroan pada tahun berjalan.
Baca Juga: Pasar Properti Lesu, Begini Strategi Ciputra (CTRA) Optimalkan Kinerja
Selanjutnya: Efek Pembatalan B50 Terhadap Emiten CPO Dinilai Terbatas, Cek Rekomendasi Sahamnya
Menarik Dibaca: Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Minggu (1/2/2026) Kompak Turun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













