kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   0,00   0,00%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Cita Mineral (CITA) raih penjualan bersih Rp 887,22 miliar semester 1


Rabu, 01 Agustus 2018 / 11:07 WIB
ILUSTRASI. Jajaran direksi dan komisaris Cita Mineral Investindo


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Cita Mineral Investindo Tbk mencatatkan kinerja cukup baik sepanjang semester I 2018. Pada periode itu, emiten berkode saham CITA ini berhasil membukukan penjualan bersih sebesar Rp 887,22 miliar atau meningkat 283,70% dari penjualan bersih pada tahun lalu yang mencapai Rp 231,23 miliar.

Pihak ketiga Chalco Shandong International Trading Co Ltd menyumbang 35,67% dari penjualan bersih atau setara dengan Rp 316,51 miliar.

Kemudian Xiamen Shengmao Co Ltd menyumbang 15,47% setara dengan Rp 137,24 miliar, 10,53% dari penjualan atau Rp 93,45 miliar dari SIICGM (Hongkong) Development Limited, dan 2,65% atau Rp 23,49 miliar dari Yangkuang Group Boyang Foreign.

Sementara penjualan bersih dari pihak berelasi PT Well Harvest Winning Alumina Refinery sebesar Rp 231,23 miliar.

Seiring meningkatnya penjualan bersih, beban pokok penjualan juga meningkat 195,12% menjadi Rp 490,80 miliar ketimbang beban pokok tahun sebelumnya yang hanya Rp 166,30 miliar.

CITA menorehkan laba bruto selama semester I 2018 sebesar Rp 390,41 miliar atau meningkat 501,27% dari laba bruto tahun sebelumnya Rp 64,93 miliar.

Alhasil, jumlah laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 319,04 miliar, tahun sebelumnya CITA masih mencatatkan rugi sebesar Rp 99,22 miiar.

Pada berita Kontan.co.id sebelumnya, Direktur Independen CITA, Yusak Lumba Pardede menargetkan penjualan pada semester I 2018 sebesar Rp 900 miliar, dengan target penjualan sampai akhir tahun Rp 1,8 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×