kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Cuaca ekstrem, wisman ke Indonesia anjlok


Jumat, 01 Maret 2013 / 13:49 WIB
Cuaca ekstrem, wisman ke Indonesia anjlok
ILUSTRASI. Penampilan modis, harga sepeda wanita Polygon Lovina terbaru dipatok Rp 2 jutaan


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia sepanjang Januari 2013 mengalami penurunan. Hal ini disebabkan cuaca ekstrem yang terjadi di Indonesia maupun negara lain.

Jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia tersebut turun 5,88% (yoy) dari 652,7 ribu wisatawan mancanegara menjadi 614,3 ribu wisatawan mancanegara. Begitu pula jika dibanding Desember 2012 yang mengalami penurunan 19,9%.

"Penurunan jumlah wisatawan mancanegara ini disebabkan karena cuaca ekstrem baik di Indonesia maupun negara lain. Bahkan di China, mereka juga membatalkan kunjungannya ke Indonesia karena hal yang sama," kata Kepala BPS Suryamin di kantornya, Jakarta, Jumat (1/3/2013).

Suryamin menegaskan. penurunan jumlah wisatawan ini terbesar ada di Bali melalui bandara Ngurai Rai sebesar 8,08 persen dari 249.700 menjadi 229.600. Jika dibanding Desember 2012, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali juga turun 13,17%.

Untuk wisatawan mancanegara ke Jakarta melalui bandara Soekarno Hatta, jumlahnya masih naik 2,77% (yoy) dari 156.600 menjadi 160.990 wisatawan mancanegara. Namun bila dibanding Desember 2012 mengalami penurunan 9,21%.

Sementara pintu bandara lain yang juga mengalami penurunan adalah Tanjung Pinang (41,84 persen), Entikong Pontianak (41,14%), Sam Ratulangi (39,35%) dan Tanjung Uban Riau (24,96%). Sedangkan wisatawan mancanegara yang mengalami kenaikan kunjungan ada di Bandung (43,56%), Balikpapan (29,82%) dan Surabaya (18,8%).

"Namun penurunan ini lebih karena faktor seasonal, karena Desember merupakan peak season dan Januari merupakan low seasons," tambahnya. (Didik Purwanto/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×