kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.846   0,00   0,00%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Kunjungan wisman 2012 naik 5,16%


Jumat, 01 Februari 2013 / 11:19 WIB
Kunjungan wisman 2012 naik 5,16%
ILUSTRASI. Samsung Galaxy A52s 5G varian warna Awesome Violet


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kunjungan wisatawan asing (wisman) selama tahun 2012 mencapai 8,04 juta orang atau naik 5,16% ketimbang kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya, yang berjumlah 7,65 juta orang

Data yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini (1/2) menyebutkan, dari sisi penerimaan devisa negara, sektor pariwisata selama tahun 2012 berhasil menyumbang sebesar US$9,1 miliar atau naik 5,81% dibanding penerimaan devisa tahun 2011 yang sebesar US$8,6 miliar.

Sementara itu, lokasi tujuan wisman yang mengalami kenaikan tertinggi ada di pintu masuk Bandara Husein Sastranegara, Bandung sebesar 27,28%, diikuti Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta 22,35% dan Bandara Sepinggan, Balikpapan 7,82%.

Disisi lain, wisman selama tahun 2012 mengalami penurunan di Bandara Adi Sumarmo, Surakarta sebesar 9,31% dan juga di Pelabuhan Tanjung Uban, Kepulauan Riau 0,24%.

Berdasarkan survei terhadap wisman yang dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, bahwa rata-rata lama tinggal wisman di Indonesia di tahun 2012 turun 0,14% jika dibanding tahun sebelumnya, yaitu dari 7,84 hari menjadi 7,70 hari.

Penurunan lama tinggal ini tidak berdampak pada rata-rata pengeluaran wisman per kunjungan yang justri mengalami kenaikan 1,39%  dari US$1.118,26 menjadi US$1.133,81. Begitu juga dengan rata-rata pengeluaran wisman per hari yang naik 3,17%, dari US$142,69 di tahun 2011 menjadi US$147,22 pada tahun 2012.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×