kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Dahlan: Bahan baku Inalum aman untuk satu tahun


Rabu, 30 Oktober 2013 / 13:38 WIB
ILUSTRASI. Gerai ritel Matahari Department Store di Jakarta. Kembali Buyback Saham, Simak Rekomendasi untuk LPPF.


Reporter: Rr Dian Kusumo Hapsari | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Menteri BUMN Dahlan Iskan menjamin dan memastikan bahwa pada 1 November 2013, PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) secara resmi akan menjadi milik dan akan dikelola 100% oleh Indonesia.

Menurutnya hal itu , sesuai dengan master agreement yang sudah dibicarakan beberapa waktu lalu dalam rapat terbuka dengan Komisi XI DPR RI, pada 1 November 2013, Inalum akan dimiliki oleh pemerintah Indonesia dan akan di kelola oleh BUMN. 

Dahlan mengakui bahwa sempat ada keraguan dari sejumlah pihak jika Inalum dikelola di bawah BUMN, maka Inalum akan kesulitan bahan baku. Karena selama ini bahan baku untuk pengelolaan Inalum di Impor dari Australia.

"Memang selama ini bahan baku Inalum diimpor dari Australia, tapi saya tegaskan bahwa pasokan bahan baku untuk Inalum yang dikatakan sekarang tinggal satu bulan itu tidak perlu dikuatirkan lagi. Karena saya sudah memperpanjang kontrak untuk pemasok bahan baku selama satu tahun kedepan," terangnya. 

Begitupun dalam memasarkan produk hasil olahan Inalum, yang saat ini sudah jelas pembelinya.  "Tidak usah takut untuk memasarkan produk Inalum, itu sudah ada pembelinya. Sekitar 70% pembelinya ada di Jepang," katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×