kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Dari 600 tabung elpiji 3 kg, 75 di antaranya rusak


Kamis, 19 Agustus 2010 / 14:15 WIB
Dari 600 tabung elpiji 3 kg, 75 di antaranya rusak


Reporter: Adi Wikanto |



JAKARTA. Angka kerusakan tabung elpiji ukuran 3 kilogram (kg) di masyarakat masih tinggi. Berdasarkan catatan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) di Bintara, Bekasi, tak kurang dari 75 tabung elpiji 3 kg rusak dari 600 tabung yang ditarik setiap hari; atau setara dengan 12,5%.

"Kerusakan karena kelep tidak berfungsi lagi, sehingga gasnya bocor," kata Mochamad Toriq, Kepala Operasional Gasdom Regional II Jawa Bagian Barat saat kunjungan kerja bersama tim advokasi ledakan tabung gas Fraksi PKS DPR, Kamis (19/8).

Dilihat dari risikonya, angka tersebut terbilang tinggi. Hanya saja, bial dibandingkan dengan jumlah tabung yang dikeluarkan SPBE yang mencapai 15.000 unit, angka tersebut terbilang kecil. "Artinya, angka kerusakan per tabung yang keluar hanya 0,5%," kata Toriq.

Ia menambahkan, tabung-tabung yang rusak tersebut akan ditarik dari peredaran. Nantinya, tabung itu akan diperbaiki dan diuji ulang. "Bila hasilnya layak, tabung akan diedarkan lagi," kata Toriq.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×