kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Definisi Hutan pada Kebun Sawit Menuai Protes


Rabu, 24 Februari 2010 / 13:46 WIB
Definisi Hutan pada Kebun Sawit Menuai Protes


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Test Test



JAKARTA. Rancangan Peraturan Menteri Kehutanan berencana menetapkan kebun sawit masuk dalam kategori definisi hutan. Sontak, rencana aturan tersebut menuai protes dari Centre for Orangutan Protection (COP) yang mendesak Kementerian Kehutanan untuk membatalkan niatnya tersebut.

"Ini manipulasi penyelesaian masalah kehutanan dan keanekaragaman hayati yang disebabkan oleh ekspansi perkebunan kelapa sawit," kata Seto Hari Wibowo, Orangutan Campaigner COP, Rabu (24/2).

Seto menilai, penyebutan hutan untuk perkebunan sawit merupakan upaya memutihkan penyebab kerusakan hutan yang diakibatkan perluasan kebun sawit. Saat ini, perluasan perkebunan kelapa sawit di Indonesia ditenggarai oleh COP sebagai penyebab menurunnnya keanekaragaman hayati di Indonesia. "Namun pada kenyataannya, hutan alam yang kaya akan keanekaragaman hayati telah berubah menjadi perkebunan kelapa sawit," ujar Seto.

Seto bilang, walaupun kelapa sawit bisa dihitung sebagai penyerap karbon namun hal itu tidak bisa mengganti hilangnya spesies tanaman maupun hewan yang hidup di hutan yang sudah terlanjur punah. "Jika kebun kelapa sawit dijadikan hutan, maka kedepan tidak ada lagi data statistik pengrusakan hutan untuk kelapa sawit," terang Seto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×