kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45945,59   -4,58   -0.48%
  • EMAS933.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.45%
  • RD.CAMPURAN -0.06%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.09%

DGIK resmi diakuisisi Global Dinamika Kencana, ini fokus bisnisnya ke depan


Rabu, 24 November 2021 / 16:13 WIB
DGIK resmi diakuisisi Global Dinamika Kencana, ini fokus bisnisnya ke depan
Direktur Utama PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) Budi Susilo (tengah) berbincang dengan Komisaris Utama Hendro Martowardojo (kanan) dan Pemegang Saham Mayoritas Jahja Tear usai RUPSLB di Jakarta, Rabu (24/11).

Reporter: Venny Suryanto | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (24/11). 

Seperti diketahui, pada 6 Oktober 2021, PT Global Dinamika Kencana (GDK) telah resmi mengakuisisi 51,85% saham PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK). Dengan akuisisi tersebut, GDK menjadi pemegang saham pengendali yang baru di DGIK.

Direktur Utama DGIK, Budi Susilo mengungkapkan pembelian mayoritas saham DGIK tersebut merupakan langkah strategis bagi GDK untuk memperbesar dan memperkuat bisnis di bidang infrastruktur, properti dan konstruksi yang telah digeluti grup perusahaan selama 31 tahun terakhir.

Baca Juga: Global Dinamika Kencana jadi pengendali baru Nusa Konstruksi Enjiniring (DGIK)

“Pasca akuisisi, GDK telah melakukan konsolidasi secara internal dengan melakukan beberapa perbaikan dan penguatan dimana pelaksanaan RUPSLB hari ini merupakan bagian tahap akhir dari proses konsolidasi dan menjadi tahap awal dimulainya proses Turn Arround Story untuk memperbesar kontribusinya dan memperluas bisnisnya di sektor infrastruktur,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Rabu (24/11). 

 

 

Dia mengatakan setelah akuisisi, fokus DGIK setelah konsolidasi internal ini adalah produktivitas, efisiensi dan Good Corporate Governance atau pengawasan yang ketat.

Adapun dengan akuisisi DGIK maka PT Global Dinamika Jayasaat ini memiliki dua anak usaha yang telah listing di Bursa Efek Indonesia yaitu PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) yang bergerak di sektor healthcare dan DGIK.

Selanjutnya: Alasan Jokowi tetap larang ekspor nikel meski digugat di WTO

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
UU Kepailitan Tuntas Mendelegasikan Tugas

[X]
×