kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.751   56,37   0,99%
  • KOMPAS100 746   10,46   1,42%
  • LQ45 567   9,87   1,77%
  • ISSI 199   0,89   0,45%
  • IDX30 321   5,68   1,80%
  • IDXHIDIV20 396   7,04   1,81%
  • IDX80 85   1,30   1,56%
  • IDXV30 108   1,35   1,27%
  • IDXQ30 104   1,59   1,56%

Dharma Satya memproyeksi bisnis kayu masih cerah


Kamis, 07 Februari 2019 / 18:48 WIB


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Dharma Satya Nusantara Tbk tak hanya mengembangkan bisnis perkebunan sawit, mereka juga memperbesar bisnis kayu. Corporate Secretary Dharma Satya, Paulina Suryanti memperkirakan realisasi pendapatan pada 2018, sekitar 25% hingga 30% diperoleh dari bisnis kayu.

Pun pada tahun ini, ia memproyeksi sumbangsih dari bisnis kayu masih di kisaran 30% dari total pendapatan, sementara sisanya dari bisnis perkebunan sawit. Dalam catatan Kontan.co.id, pada 2017 pendapatan segmen usaha produk kayu menyumbang 17% dari total pendapatan.

Sepanjang 2018, emiten berkode saham DSNG ini memproduksi panel sebesar 84.000 m3, naik sekitar 19% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan harga penjualan ratarata panel juga naik sekitar 15% menjadi Rp 6,1 juta per m3.

DSNG memiliki pabrik pengolahan kayu di Temanggung, Jawa Tengah yang memproduksi panel dan engineered flooring. Untuk panel kayu pasar terbesar saat ini di Jepang. Sedangkan lantai kayu ada di area Uni Eropa dan Amerika Utara.

"Kita memproyeksi untuk permintaan panel kayu akan terus meningkat, target pertumbuhan untuk panel kayu sekitar 10% hingga 15% dari realisasi produksi 2018," paparnya pada Kontan.co.id, Kamis (7/2).

Sementara untuk produk engineered flooring, sambungnya, DSNG tengah menyasar beberapa pasar anyar, salah satunya pasar domestik. "Selama ini kan kebanyakan ekspor, kita lagi fokus untuk pasar dalam negeri dan ada beberapa pasar baru yang akan kita garap," ujar Paulina.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×