kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Di Sepanjang 2024 Ada 3 Mobil yang Disuntik Mati di Indonesia, Ini Daftarnya


Sabtu, 14 Desember 2024 / 04:25 WIB
Di Sepanjang 2024 Ada 3 Mobil yang Disuntik Mati di Indonesia, Ini Daftarnya
ILUSTRASI. Sepanjang tahun 2024, ada sejumlah produsen otomotif yang melakukan suntik mati model mobil tertentu di pasar otomotif nasional. Salah satunya Toyota Sienta.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

2. Mitsubishi Outlander PHEV 

Mitsubishi Outlander PHEV resmi pamit dari Indonesia pada Februari 2024 lalu. SUV dari merek berlambang tiga berlian itu suda tidak memiliki stok unit yang tersisa di pasaran. 

Maka dari itu MMKSI akhirnya menyetop penjualan model Mitsubishi Outlander PHEV. 

Mitsubishi Outlander PHEV resmi masuk Indonesia pada 2019 lalu, bersamaan dengan Mitsubishi Eclipse Cross. 

Meski demikian, hanya sedikit konsumen di Indonesia yang tertarik untuk meminangnya. 

Berdasarkan data penjualan dari pabrik ke diler alias wholesales yang diolah dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan Mitsubishi Outlander PHEV secara nasional sepanjang 2022 hanya 10 unit saja. 

Angka itu terus merosot pada 2023 yang hanya terjual 3 unit saja.

Tonton: Jangan Sampai Kabel-Kabel Digerogoti, Ini Cara Mencegah Tikus Masuk Mobil

3. Suzuki Ignis 

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menghentikan penjualan mobil kota kompak Suzuki Ignis pada Juli 2024 lalu. 

Alasannya, pabrikan otomotif asal Jepang itu ingin lebih fokus pada kendaraan elektrifikasi. 

"Sesuai dengan rencana korporasi kami yang secara bertahap akan lebih fokus ke produk terelektrifikasi, seperti XL7 Hybrid dan Ertiga Hybrid, serta memperkuat keberadaan model-model buatan dalam negeri," kata Dony Ismi Himawan Saputra, Deputy Managing Director Sales and Marketing 4W SIS. 

Mengacu pada data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang 2018 Suzuki tercatat mendistribusikan Ignis dari pabrik ke diler sebanyak 13.802 unit. 

Kemudian pada tahun berikutnya terjadi penurunan yang begitu drastis, sepanjang 2019 mobil hanya terkirim sebanyak 5.138 unit. 

Penurunan terus terjadi pada 2020, di mana Ignis hanya mampu mencetak 1.893 unit. 

Pada 2021, penjualan Ignis mengalami sedikit peningkatan menjadi 1.932 unit. Namun, pada 2022, distribusi Ignis dari pabrik ke diler menurun menjadi 904 unit. 

Selanjutnya di 2023, penjualan Ignis kembali meningkat menjadi 1.252 unit.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Daftar Mobil yang Disuntik Mati di Indonesia Sepanjang 2024"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×