kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Dicopot dari kursi Dirut TVRI, ini pembelaan Helmi Yahya


Jumat, 17 Januari 2020 / 18:40 WIB
Dicopot dari kursi Dirut TVRI, ini pembelaan Helmi Yahya
Direktur Utama LPP TVRI nonaktif Helmy Yahya menunjukkan surat pemberhentian dari jabatannya oleh Dewan Pengawas LPP TVRI saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Tendi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Helmy Yahya menyebut pemecatannya sebagai Direktur Utama TVRI tak masuk akal. Karena itu, pihaknya akan mengajukan proses hukum terkait pemberhentian tersebut.

Helmy menyebut ada beberapa alasan yang diberikan dari Dewan Pengawas (Dewas) TVRI terkait pencopotannya dari kursi nomor 1 TVRI. "Salah satunya pembelian tayangan berbiaya tinggi yaitu Liga Inggris dari pelaksanaan tertib administrasi anggaran TVRI," jelasnya di Jakarta, Jumat (17/1).

Baca Juga: Kabar pemecatan Helmy Yahya di TVRI dibenarkan anggota Komisi I DPR

Padahal, pihaknya mengaku melakukan pembelian hak siar tersebut atas persetujuan Dewas. Ia menjelaskan bahwa rencana pembelian hak siar tersebut telah dilaporkan kepada Dewas pada 15 Juli 2019 melalui rapat yang diadakan dan dihadiri oleh 3 Dewas lainnya.

Lanjutnya, saat itu pihaknya melaporkan mengenai jenis kerjasama, harga, pendapatan iklan, dan sistem enkripsi. Sampai 18 Juli, Dewas melalui surat bernomor 127/Dewas/TVRI/2019 memberikan arahan mengenai Liga Inggris.

Selain itu, terkait anggaran pembelian ia mengaku memang pada anggaran 2019 tak tercantum lantaran tawaran atas hak siar tersebut baru menghampiri pada pertengahan tahun. 

"Padahal anggaran 2019 persetujuan sejak 2018, tetapi karena kami memiliki PNBP (penerimaan negara bukan pajak) kami yakin itu kuat," jelasnya.

Baca Juga: Jokowi minta sarana transportasi diperhatikan dalam menyambut piala dunia U-20

Pada poin lainnya, terdapat alasan mengenai penayangan konten Kuis Siapa Berani. Helmy Yahya menjawab bahwa untuk penayangan konten tersebut secara gratis.




TERBARU

Close [X]
×