kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Digitalisasi Merambah Operasional Ritel, Miniso Kelola 400 Dokumen per Bulan


Jumat, 24 Juli 2026 / 19:00 WIB
Digitalisasi Merambah Operasional Ritel, Miniso Kelola 400 Dokumen per Bulan
ILUSTRASI. Digitalisasi Merambah Operasional Ritel, Miniso Kelola 400 Dokumen per Bulan (Dok/VIDA)


Reporter: Leni Wandira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Digitalisasi proses administrasi mulai menjadi kebutuhan bagi industri ritel yang memiliki jaringan operasional luas. MINISO Indonesia kini memproses lebih dari 400 dokumen setiap bulan secara digital dengan memanfaatkan platform tanda tangan elektronik VIDA Sign.

Dokumen tersebut mencakup kontrak kerja karyawan hingga berbagai dokumen pernyataan. Melalui sistem tersebut, tanda tangan elektronik dan e-meterai terintegrasi dalam satu alur kerja sehingga perusahaan dapat mengurangi penggunaan dokumen fisik.

Sebelumnya, pengelolaan dokumen MINISO Indonesia masih bergantung pada proses fisik. Dokumen harus dicetak dan diedarkan kepada sejumlah pihak, bahkan dikirim antar kota lantaran operasional perusahaan tersebar di berbagai lokasi.

Proses tersebut tidak hanya membutuhkan waktu, tetapi juga menambah biaya operasional serta menimbulkan risiko dokumen tertunda, hilang, maupun harus dicetak ulang ketika terjadi revisi. Kondisi ini mendorong perusahaan mengalihkan sebagian proses administrasinya ke sistem digital.

Baca Juga: VIDA Dorong Sistem Keamanan Berlapis untuk Tahan Serangan Siber di Era Fintech

HRIS Supervisor MINISO Indonesia, Syaka Safiya mengatakan, perusahaan membutuhkan teknologi yang tidak hanya dapat mempercepat administrasi, tetapi juga mudah digunakan serta memberikan keamanan dan kepastian hukum.

"Kami memilih VIDA Sign karena tidak hanya menawarkan proses penandatanganan digital yang mudah digunakan, tetapi juga memberikan lapisan keamanan tambahan melalui verifikasi biometrik pada setiap proses penandatanganan," ujar Syaka dalam keterangan resmi, Jumat (24/7/2026).

Implementasi VIDA Sign juga memungkinkan proses tanda tangan elektronik dan penggunaan e-meterai dilakukan secara terintegrasi. MINISO menyebut digitalisasi tersebut membantu memangkas biaya operasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap dokumen fisik.

Founder dan Group CEO VIDA, Niki Luhur melihat kebutuhan digitalisasi administrasi semakin relevan bagi industri ritel, terutama perusahaan dengan operasional yang tersebar di banyak lokasi.

Baca Juga: Hadir di AWS Marketplace, VIDA Perluas Layanan Identitas Digital ke Pasar Global

"Kolaborasi ini membuktikan bahwa transformasi digital di industri ritel bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga tentang membangun fondasi kepercayaan dan keamanan dalam setiap proses bisnis," kata Niki.

Saat ini, VIDA mencatat platform VIDA Sign telah digunakan oleh lebih dari 17.000 akun bisnis di Indonesia. Perusahaan melihat kebutuhan terhadap administrasi digital akan terus berkembang sejalan dengan tuntutan efisiensi sekaligus mitigasi risiko penipuan digital.

VIDA sendiri merupakan penyelenggara sertifikasi elektronik (PSrE) yang berada di bawah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Selain tanda tangan digital, perusahaan menyediakan layanan identitas digital, autentikasi transaksi, dan verifikasi identitas. VIDA juga mencatat telah memverifikasi lebih dari 1,6 juta identitas setiap hari melalui transaksi web dan seluler secara real-time.

Baca Juga: Penipuan Digital Makin Marak, VIDA Luncurkan Sistem Deteksi Fraud Berlapis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×