Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan peningkatan kontribusi sektor industri terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.
Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji mengatakan, pemerintah ingin mendorong pertumbuhan industri agar lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, industri memiliki peran penting sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi.
"Kita menargetkan supaya pertumbuhan industri kita lebih tinggi lagi melebihi pertumbuhan ekonomi. Kenapa? Karena industri inilah yang sebenarnya mengerek pertumbuhan ekonomi," ujar Sarmuji di Kantor Kemenperin, Kamis (8/10/2026).
Baca Juga: PRISM Perluas Bisnis Hospitality di Indonesia, Bidik Portofolio Premium
Saat ini, kontribusi sektor industri terhadap PDB tercatat sekitar 19%. Kemenperin menargetkan kontribusi tersebut dapat meningkat secara bertahap hingga menembus 20%, 21%, bahkan mencapai 25% terhadap PDB.
"Kita mau lebih cepat lagi kita capai, mudah-mudahan bisa di atas 20%, 21% sampai 25% terhadap PDB. Kita ingin industri kita bangkit kembali," kata Sarmuji.
Menurut Sarmuji, penguatan sektor industri menjadi penting agar Indonesia tidak mengalami perlambatan industrialisasi sebelum mencapai tahap kematangan.
Ia menilai penurunan kontribusi industri di negara maju terjadi karena struktur ekonominya telah matang, bukan akibat lemahnya sektor industri.
"Jangan sampai kita sebelum mature tapi sudah landai atau bahkan turun," ujarnya.
Meski demikian, Sarmuji belum menetapkan tenggat waktu untuk mencapai kontribusi industri sebesar 25% terhadap PDB. Kemenperin masih perlu melihat perkembangan masing-masing subsektor industri serta membenahi ekosistem yang mendukung pertumbuhan industri.
Baca Juga: Kementerian ESDM Berburu Sumber Minyak Baru Setelah RI Kehilangan 25% Impor
Ia menegaskan, pemerintah memiliki peran utama dalam menciptakan ekosistem industri yang kondusif. Sementara itu, pengembangan usaha dan ekspansi menjadi tanggung jawab pelaku industri.
"Yang paling penting kita pastikan adalah ekosistem perindustrian itu menjadi lebih baik. Karena tugas utama kita itu sebenarnya menciptakan ekosistem yang baik bagi tumbuhnya industri," jelasnya.
Sarmuji menambahkan, ekosistem tersebut tidak dapat dibangun sendiri oleh pelaku industri sehingga membutuhkan intervensi pemerintah. Dengan ekosistem yang lebih baik, Kemenperin berharap sektor industri dapat tumbuh lebih cepat dan kembali menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














