kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

e-Ticket Transjakarta masih setengah hati


Sabtu, 10 Januari 2015 / 15:19 WIB
ILUSTRASI. Memasuki tahun politik diprediksi para investor akan cenderung wait and see dalam menanamkan modalnya di Indonesia.. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa.


Reporter: Dina Farisah | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kebijakan uang elektronik Transjakarta (e-ticket transjakarta) masih jauh dari sempurna. Elemen pendukung e-ticketing Transjakarta tidak memadai.

Berdasarkan pengamatan KONTAN, Sabtu (10/1), sebuah loket Transjakarta Halte Kebon Jeruk menempelkan pengumuman "BCA tidak bisa top up". Seorang pengguna Transjakarta terlihat kebingungan. Pasalnya, saldo e-ticketing Transjakarta yang dimilikinya tidak mencukupi.

"Mas, BCA nggak bisa top up?" tanya calon penumpang kepada petugas Transjakarta di loket.

"Iya Mbak nggak bisa. Udah beberapa hari belum dibetulin (mesinnya)," jawab petugas tersebut.

"Yah.. punya saya saldonya nggak cukup. Terus solusinya gimana dong?" tanya calon pengguna Transjakarta itu lagi.

Sebagai gantinya, petugas Transjakarta mengeluarkan tiket cadangan yang terdapat di loket. Kemudian calon pengguna Transjakarta membayar dengan uang tunai.

"e-ticketing transjakarta ini bagus konsepnya. Sayang belum ditunjang dengan kesiapan yang matang. Untung tadi ada e-ticketing cadangan. Kalau tidak ada, pasti sangat mengecewakan calon penggunan transjakarta," ujar perempuan yang tidak ingin disebutkan namanya itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×