kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

EKAD targetkan penjualan Rp 580 miliar tahun 2015


Jumat, 19 Juni 2015 / 22:31 WIB


Reporter: David Oliver Purba | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Meski pelemahan ekonomi masih menghantui industri dalam negeri, PT Ekadharma International Tbk (EKAD) tetap optimis menargetkan pertumbuhan lebih tinggi dibanding tahun lalu.

Perusahaan yang memproduksi pita perekat ini, menargetkan pihaknya mampu meraih laba sebesar Rp 45 miliar, naik 12,5% dibanding realisasi tahun 2014 yakni Rp 40, 76 miliar. Begitu pun dengan target penjualan mencapai Rp 580 miliar, naik 10,26% dibanding tahun lalu sebesar Rp 526, 57 miliar.

Rencana ini disampaikan Presiden Direktur EKAD, Judi Widjaja Leonardi dalam public expose, Kamis (18/6).

Judi bilang, untuk mencapai target ini, pihaknya telah menyiapkan beberapa strategi.

Perusahaan dengan kode saham EKAD di bursa efek Indonesia ini, berencana membuka 8 kantor distribusi dan 5 stock point yang bakal tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Kantor distribusi ini bakal berlokasi di Jambi, Pontianak, Palu, dan Jabodetabek. Dan penambahan stok poin bakal berlokasi di Cakung, Lubuk Linggau, Padang, dan Jambi.

Judi bilang, pihaknya telah menyiapkan dana sebesar Rp 20 miliar-Rp 30 miliar untuk merealisasikan rencana tersebut. Dari dana itu juga pihaknya berencana menambah mesin pabriknya yang berlokasi di Malaysia. “Kita alokasikan Rp 20 miliar untuk mesin dan sisanya untuk kantor distribusi,” ungkap Judi.

Hingga pertengahan tahun ini, sudah 3 kantor yang telah dibuka.”Kita berharap tahun ini selesai dan siap beroperasi di tahun2016,” ujar Judi.

Saat ini, pihaknya masih mengandalkan penjualan dalam negeri karena dianggap masih berpotensi. 80% pendapatan berasal dari pasar domestik dan 20% berasal dari ekspor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×