Reporter: Harris Hadinata | Editor: Harris Hadinata
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ledgerowl, platform otomatisasi akuntansi berbasis akal imitasi (AI), mengumumkan pendanaan strategis dari Skystar Capital dan Incubate Fund Asia. Investasi ini akan mengakselerasi ekspansi Ledgerowl di Australia.
Ledgerowl tidak mengungkap nilai pendanaan yang diperoleh dalam putaran pendanaan ini. “Investasi ini memungkinkan kami untuk mempercepat roadmap AI kami dan melakukan fast-track pada inisiatif Agentic AI,” tutur Adrian Yasin, Co-Founder dan CTO Ledgerowl, dalam keterangan resmi, Rabu (4/2/2026).
Ledgerowl mengembangkan platform yang memadukan otomatisasi cerdas dengan keahlian akuntansi profesional. Solusi ini menjawab tantangan inefisiensi yang kerap muncul dalam alur kerja keuangan.
Baca Juga: Nippon Indosari Corpindo (ROTI) Kedatangan Investor Strategis Baru, Ini Sosoknya!
Dengan menggunakan Ledgerowl, siklus rekonsiliasi dalam bisnis dan praktik akuntansi bisa dipangkas dari berhari-hari menjadi hitungan menit, dengan tetap menjaga akurasi tingkat audit. "Kami mengambil pendekatan yang mendasar berbeda dengan mengombinasikan otomatisasi berbasis AI dan akuntan terampil untuk memberikan efisiensi sekaligus kualitas," papar Rey Kamal, Co-Founder dan CEO Ledgerowl.
Ledgerowl melakukan ekspansi ke pasar Australia pada momen krusial. Pasar Australia kini tengah mengalami peningkatan biaya tenaga kerja dan kelangkaan talenta yang berkepanjangan. Kondisi tersebut mendorong tingginya permintaan solusi akuntansi yang scalable, terutama di kalangan UKM dan firma akuntansi regional.
Namun, model solusi akuntansi offshore tradisional sering kali terkendala masalah kontrol kualitas, hambatan komunikasi, dan kompleksitas kepatuhan. Ledgerowl menjembatani celah ini lewat model AI human-in-the-loop yang menawarkan efisiensi biaya setara offshoring, namun dengan akurasi layaknya CA dan CPA lokal.
Baca Juga: Perdagangan Australia–Indonesia Masuki Fase Baru, Melejit Tiga Kali Lipat!
Skystar Capital, modal ventura anggota Kelompok Kompas Gramedia, menilai Ledgerowl memiliki karakter produk yang unik. “Mereka menciptakan solusi yang berskala besar tanpa mengorbankan kualitas. Hal tersebut sangat sulit untuk ditiru," kata Abraham Hidayat, Managing Partner Skystar Capital.
Ledgerowl telah mengamankan kemitraan awal dengan praktik akuntansi dan UKM Australia, dengan beberapa pilot programs sedang berlangsung di Sydney dan Melbourne.
Ledgerowl juga telah mencatatkan rekam jejak operasional yang kuat, melayani klien-klien pertumbuhan tinggi di sektor makanan dan minuman, ritel, dan properti.
Baca Juga: Amerika Serikat Ajak Australia Bendung Dominasi Rare Earth China
Ledgerowl telah mencatat pertumbuhan 15 kali lipat sejak didirikan. Kini, sistem Ledgerowl memproses lebih dari satu juta transaksi setiap tahun, hanya dari produk rekonsiliasi saja.
Platform ini saat ini membantu klien di berbagai industri mengurangi siklus tutup buku keuangan bulanan mereka hingga 74%.
Selanjutnya: Danantara Wajibkan Seluruh Perbaikan Kereta Api Lewat PT INKA
Menarik Dibaca: Pertumbuhan Pemesanan Hotel di Indonesia oleh Wisatawan Lokal Tertinggi Ke-2 di Dunia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













