kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Ekspansi Maskapai Surung Impor Pesawat 2009


Selasa, 02 Februari 2010 / 22:46 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri |

JAKARTA. Impor pesawat terbang dan komponennya mengalami kenaikan 59% dari tahun 2008 menjadi US$ 3,2 miliar pada tahun 2009.

Sekjen Asosiasi Penerbangan Indonesia (INACA) Teuku Burhanuddin menilai, kenaikan tersebut terjadi karena adanya perusahaan penerbangan melakukan ekspansi sebelum tahun 2009. Sehingga banyak pengadaan pesawat terbang sebelum tahun 2009 terkirim di tahun 2009. “Angka impornya mengalami peningkatan,” jelas Teuku, Selasa (2/2).

Adanya ekspansi perusahaan penerbangan itu berhubungan dengan penambahan armada pesawat yang beroperasi di Indonesia. Teuku bilang, perusahaan yang melakukan penambahan armada ditahun 2009 tersebut diantaranya adalah Lion Air, Garuda Indonesia dan Susi Air.

“Kedatangan pesawat tersebut banyak terjadi di tahun 2009,” jelas Teuku kepada KONTAN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×