Reporter: Leni Wandira | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mulai memperluas fungsi kendaraan niaga dari sekadar sarana angkut menjadi platform yang dapat mendukung berbagai model bisnis.
Strategi tersebut ditunjukkan melalui sejumlah kendaraan hasil modifikasi yang dipamerkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia Masayasu Hideshima mengatakan kebutuhan pelaku usaha yang semakin beragam membuat kendaraan komersial kini tidak lagi hanya digunakan untuk distribusi barang.
"Di GIIAS 2026, kami ingin menunjukkan kendaraan Isuzu tidak hanya menjadi solusi bagi bisnis logistik maupun transportasi, tetapi juga dapat dikembangkan untuk berbagai sektor usaha, termasuk industri kreatif yang terus berkembang di Indonesia," ujar Masayasu saat pembukaan booth Isuzu di GIIAS 2026, Sabtu (1/8/2026).
Baca Juga: Ekosistem Kawasan Jadi Penentu Masa Depan Ritel, Tak Cukup Andalkan Traffic
Menurut dia, fleksibilitas kendaraan menjadi salah satu keunggulan yang memungkinkan pelaku usaha menyesuaikan armada dengan kebutuhan bisnisnya.
Untuk menggambarkan konsep tersebut, Isuzu menghadirkan sejumlah kendaraan dengan aplikasi yang berbeda-beda. Salah satunya adalah Isuzu ELF NLR Campervan yang dikembangkan bersama Karoseri Delima Mandiri dan kreator konten perjalanan JAJAGO. Kendaraan tersebut ditujukan untuk mendukung sektor pariwisata, gaya hidup, hingga ekonomi kreatif.
Business Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia Rian Erlangga mengatakan kendaraan komersial memiliki fleksibilitas yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan pelanggan.
"Melalui kehadiran Isuzu Elf NLR Campervan di GIIAS 2026, kami ingin menunjukkan kendaraan komersial Isuzu memiliki fleksibilitas aplikasi yang sangat luas. Bukan hanya menjadi kendaraan angkutan penumpang maupun logistik, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi campervan yang mendukung aktivitas perjalanan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif," ujar Rian.
Campervan tersebut menggunakan sasis Isuzu Elf NLR yang dinilai mudah dimodifikasi untuk berbagai aplikasi. Kendaraan ini juga dibekali mesin common rail 4JJ1-TC berstandar emisi Euro 4 dengan tenaga 120 PS dan torsi maksimum 36 kg.m, serta sistem penyaringan ganda bahan bakar untuk menjaga performa mesin dan menekan biaya perawatan.
Selain campervan, Isuzu juga menampilkan Giga FVR yang dimodifikasi menjadi kendaraan penyapu jalan (road sweeper) hasil kolaborasi dengan YMG Tech Mobility.
Baca Juga: Industri Semikonduktor Diperkuat, Akses Desain Chip Kini Kian Terbuka
Di segmen usaha mikro, perusahaan memperkenalkan Traga Salon Studio yang dikembangkan bersama merek kosmetik Putri milik Paragon Corp dan Karoseri Delima Mandiri. Kendaraan tersebut dirancang sebagai salon berjalan yang menyasar pelaku usaha kecantikan.
Isuzu turut menghadirkan D-Max hasil kolaborasi dengan SANA sebagai kendaraan multifungsi untuk kebutuhan off-road maupun penggunaan harian. Sementara New mu-X ditujukan bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan dengan kemampuan melintasi berbagai kondisi jalan.
Selama GIIAS 2026, Isuzu juga menyediakan fasilitas test drive untuk Traga AC yang telah terintegrasi sistem telematika Isuzu Link serta New mu-X.
Menurut Masayasu, pengembangan berbagai aplikasi kendaraan tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan solusi bisnis yang lebih luas melalui kendaraan, layanan purnajual, dan teknologi digital.
"Kendaraan bukan hanya menjadi alat transportasi, tetapi juga investasi produktif yang mendukung pertumbuhan usaha," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
