kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Ekspor ikan ke Timur Tengah belum terwujud


Minggu, 03 Desember 2017 / 18:12 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana ekspor produk perikanan Indonesia ke Timur Tengah masih belum terealisasi.

"Perinus masih melakukan pengkajian terkait pasar Timur Tengah," ujar Direktur Utama Perum Perikanan Nusantara (Perinus), Dendi Anggi Gumilang kepada KONTAN, Minggu (3/12).

Berdasarkan keterangan Dendi, Perinus belum melakukan ekspor ke Timur Tengah. Dari penjelasan Dendi, Perinus pun belum menargetkan jumlah yang akan diekspor.

Penjualan ikan Perinus berdasarkan keterangan sebelumnya mayoritas untuk pasar domestik. Penjualan pasar domestik Perinus sebesar 95%.

Pasar ekspor hanya menyumbang sebesar 5% pendapatan. Ekspor Perinus merupakan kerjasama dengan Jepang. Setelah Jepang memberikan bantuan alat tangkap gurita, Perinus mengekspor gurita ke Jepang.

Sejalan dengan Perinus, sesama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang perikanan, Perum Perikanan Indonesia (Perindo) juga belum melakukan ekspor ke Timur Tengah. Belum ada komunikasi lebih lanjut mengenai rencana ekspor.

"Ekspor perikanan ke Timur Tengah belum terealisasi," terang General Manager (GM) SBU Fleet & Operations, Agung Pamujo kepada KONTAN di hari yang sama.

Agung juga belum dapat menyebutkan potensi ekspor ke Timur Tengah. Kontrak pun belum ada pembahasan.

Perum Perindo pun juga saat ini menggenjot penjualan ekspor perikanan. Setelah sebelumnya ekspor ke Hongkong, Perindo juga memulai ekspor ke Amerika.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×