kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Erupsi, ekspor ikan dari Bali akan terganggu


Senin, 27 November 2017 / 13:09 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Erupsi Gunung Agung juga dinilai akan mengganggu pengiriman ikan dari Bali dan Lombok. Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Rifky Effendi Hardijanto mengatakan, Bali menjadi salah satu titik ekspor untuk tuna. Sehingga jika menggunakan logistik udara dipastikan akan terganggu.

Menyikapi itu pihaknya perlu melakukan pembicaran dengan eksportir dengan negara tujuan ekspor. Rifky bilang, bila permasalahan ini berlarut akan melihat komitmen pengiriman eksportir.

Bila eksportir diharuskan untuk melakukan pengiriman pada periode tertentu akan dilakukan pemindahan pengiriman melalui Surabaya. KKP akan membantu dengan memberikan kendaraan pengangkut berpendingin.

Bila kondisi di Denpasar masih terganggu untuk penerbangan maka pengiriman akan dilakukan melalui jalur darat. Namun hal tersebut masih menunggu keputusan Kementerian Perhubungan.

Kondisi penerbangan di Bali diharapkan Rifky dapat segera pulih. "Harapannya penutupan Bandara I Gusti Ngurah Rai tidak akan lama sehingga perekonomian masyarakan berjalan kembali dengan normal," kata Rifky, Senin (27/11). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×