kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.029   29,00   0,17%
  • IDX 7.095   -89,34   -1,24%
  • KOMPAS100 981   -11,73   -1,18%
  • LQ45 720   -6,96   -0,96%
  • ISSI 254   -3,11   -1,21%
  • IDX30 390   -2,97   -0,75%
  • IDXHIDIV20 485   -2,09   -0,43%
  • IDX80 111   -1,20   -1,08%
  • IDXV30 134   -0,38   -0,29%
  • IDXQ30 127   -0,82   -0,64%

Erupsi, ekspor ikan dari Bali akan terganggu


Senin, 27 November 2017 / 13:09 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Erupsi Gunung Agung juga dinilai akan mengganggu pengiriman ikan dari Bali dan Lombok. Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Rifky Effendi Hardijanto mengatakan, Bali menjadi salah satu titik ekspor untuk tuna. Sehingga jika menggunakan logistik udara dipastikan akan terganggu.

Menyikapi itu pihaknya perlu melakukan pembicaran dengan eksportir dengan negara tujuan ekspor. Rifky bilang, bila permasalahan ini berlarut akan melihat komitmen pengiriman eksportir.

Bila eksportir diharuskan untuk melakukan pengiriman pada periode tertentu akan dilakukan pemindahan pengiriman melalui Surabaya. KKP akan membantu dengan memberikan kendaraan pengangkut berpendingin.

Bila kondisi di Denpasar masih terganggu untuk penerbangan maka pengiriman akan dilakukan melalui jalur darat. Namun hal tersebut masih menunggu keputusan Kementerian Perhubungan.

Kondisi penerbangan di Bali diharapkan Rifky dapat segera pulih. "Harapannya penutupan Bandara I Gusti Ngurah Rai tidak akan lama sehingga perekonomian masyarakan berjalan kembali dengan normal," kata Rifky, Senin (27/11). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×