kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.923   27,00   0,16%
  • IDX 7.164   -138,03   -1,89%
  • KOMPAS100 989   -24,52   -2,42%
  • LQ45 732   -14,72   -1,97%
  • ISSI 252   -6,20   -2,41%
  • IDX30 398   -8,38   -2,06%
  • IDXHIDIV20 499   -11,65   -2,28%
  • IDX80 112   -2,43   -2,13%
  • IDXV30 136   -1,81   -1,31%
  • IDXQ30 130   -3,03   -2,28%

Ekspor mobil LCGC belum sampai 10%


Minggu, 14 September 2014 / 13:11 WIB
Ekspor mobil LCGC belum sampai 10%
ILUSTRASI. Havid Febri


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat menyatakan saat ini mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) sudah diekspor. Namun demikian, persentase ekspor LCGC saat ini masih rendah.

"LCGC itu sudah ekspor. Itu baru mulai, belum sampai 10%," kata Hidayat di Kantor Kementerian Keuangan, Jumat (12/9) kemarin.

Di samping itu, Hidayat mengungkapkan, produksi LCGC hingga akhir tahun pun masih tergolong kecil. Produksi LCGC masih berada di bawah 10% dari total produksi LCGC di dalam negeri. Menurut Hidayat, meskipun masih kecil, ekspor LCGC dapat membuktikan terdapat jenis baru mobil yang diproduksi di Indonesia.

Selain itu, mobil murah tersebut juga tergolong laku di pasar internasional. Di samping itu, investasi dalam negeri untuk LCGC juga telah masuk. Saat ini terdapat setidaknya 4 pabrik otomotif besar yang melakukan perakitan atau assemblinh dan produksi LCGC di Indonesia. Selain itu, industri komponen pun bergerak sebagai dampak produksi LCGC. 

"Lebih dari 100 industri komponennya. 80% local content. Jadi iti salah satu kemajuan dan kemandirian otomotif," ujar Hidayat. (Sakinah Rakhma Diah Setiawan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×