kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Ekspor ore dilarang, nilai ekspor tambang melorot


Selasa, 01 April 2014 / 12:17 WIB
ILUSTRASI. Cara mengatasi flu


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Larangan ekspor mineral mentah atawa ore secara signifikan berdampak pada kinerja ekspor dua bulan pertama 2014. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor tambang pada Januari-Februari 2014 hanya sebesar US$ 3,85 miliar.

Padahal, pada periode yang sama tahun lalu, kinerja ekspor tambang mencapai US$ 5,09 miliar. Ini berarti ada penurunan sebesar 24,36%.

Kepala BPS Suryamin mengatakan merosotnya ekspor tambang diakibatkan pelarangan ekspor mineral mentah yang mulai berlaku sejak 12 Januari 2014. "Mudah-mudahan (penurunan ekspor tambang) dapat terkompensasi dari sektor industri," ujar Suryamin dalam konferensi persnya di Jakarta, Selasa (1/4).

Dengan menurunnya kinerja ekspor tambang, alhasil porsi alias kontribusi tambang terhadap kinerja ekspor secara keseluruhan pun menurun. Bila pada Januari-Februari 2013 porsinya sebesar 16,76%, pada Januari-Februari 2014 hanya mencapai 13,25%.

Sebagai informasi, neraca perdagangan Indonesia kembali mencatat surplus neraca dagang Februari sebesar US$ 785,3 juta. Kinerja ekspor pada bulan Februari 2014 sebesar US$ 14,57 miliar atau naik 0,68% dibanding Januari 2014. Sedangkan kinerja impor turun 7,58% dibanding Januari 2014 sehingga pada Februari impor tercatat US$ 13,79 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×