Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA, Ekspor minyak sawit Indonesia mengalami penurunan signifikan pada Mei 2026. Data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menunjukkan total ekspor minyak sawit beserta produk olahannya mencapai 1,996 juta ton metrik, turun 25,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 2,664 juta ton.
Secara bulanan, ekspor minyak sawit Indonesia juga tercatat melemah sebesar 28,12% pada Mei, menurut data GAPKI yang dirilis pada Rabu (15/7/2026).
Baca Juga: Pemerintah Beri Harga BBM Nelayan Rp 15.000, Nelayan Minta Pasokan Jangan Seret
Penurunan ekspor terjadi di tengah melemahnya produksi minyak sawit mentah alias crude palm oil (CPO) Indonesia, yang merupakan produsen terbesar dunia. Produksi CPO pada Mei tercatat sebesar 4,165 juta ton, turun 7% dibandingkan bulan sebelumnya.
Meski produksi mengalami penurunan, stok minyak sawit Indonesia justru meningkat. Pada akhir Mei, persediaan minyak sawit mencapai 3,042 juta ton metrik, naik 18,9% dari bulan sebelumnya.
Kenaikan stok tersebut terjadi karena penurunan volume ekspor yang membuat lebih banyak pasokan tertahan di dalam negeri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














