kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   -48.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.709   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.518   -3,63   -0,06%
  • KOMPAS100 848   -0,96   -0,11%
  • LQ45 642   0,75   0,12%
  • ISSI 229   -1,10   -0,48%
  • IDX30 359   0,71   0,20%
  • IDXHIDIV20 438   1,12   0,26%
  • IDX80 97   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 122   -0,08   -0,06%
  • IDXQ30 114   0,40   0,35%

Ekspor Sawit Indonesia Anjlok 25,1% pada Mei 2026, Stok Malah Naik Tembus 3 Juta Ton


Rabu, 15 Juli 2026 / 10:34 WIB
Ekspor Sawit Indonesia Anjlok 25,1% pada Mei 2026, Stok Malah Naik Tembus 3 Juta Ton
ILUSTRASI. PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk NSSS (Dok/NSSS)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA, Ekspor minyak sawit Indonesia mengalami penurunan signifikan pada Mei 2026. Data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menunjukkan total ekspor minyak sawit beserta produk olahannya mencapai 1,996 juta ton metrik, turun 25,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 2,664 juta ton.

Secara bulanan, ekspor minyak sawit Indonesia juga tercatat melemah sebesar 28,12% pada Mei, menurut data GAPKI yang dirilis pada Rabu (15/7/2026).

Baca Juga: Pemerintah Beri Harga BBM Nelayan Rp 15.000, Nelayan Minta Pasokan Jangan Seret

Penurunan ekspor terjadi di tengah melemahnya produksi minyak sawit mentah alias crude palm oil (CPO) Indonesia, yang merupakan produsen terbesar dunia. Produksi CPO pada Mei tercatat sebesar 4,165 juta ton, turun 7% dibandingkan bulan sebelumnya.

Meski produksi mengalami penurunan, stok minyak sawit Indonesia justru meningkat. Pada akhir Mei, persediaan minyak sawit mencapai 3,042 juta ton metrik, naik 18,9% dari bulan sebelumnya.

Kenaikan stok tersebut terjadi karena penurunan volume ekspor yang membuat lebih banyak pasokan tertahan di dalam negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU

[X]
×