kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.007   72,06   0,91%
  • KOMPAS100 1.129   12,10   1,08%
  • LQ45 820   3,93   0,48%
  • ISSI 283   5,35   1,92%
  • IDX30 426   -0,37   -0,09%
  • IDXHIDIV20 512   -3,16   -0,61%
  • IDX80 126   1,17   0,93%
  • IDXV30 139   0,24   0,17%
  • IDXQ30 138   -0,60   -0,43%

Ekspor Semen Naik Tipis, Ini Penjelasan Kemenperin


Rabu, 05 Juni 2024 / 06:33 WIB
Ekspor Semen Naik Tipis, Ini Penjelasan Kemenperin
ILUSTRASI. Ekspor semen Indonesia dalam beberapa tahun terakhir cenderung naik tipis


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkapkan, ekspor semen Indonesia mengalami kenaikan tipis dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data Kemenperin, ada dua jenis produk semen yang hingga kini diekspor yaitu semen biasa dan klinker atau semen setengah jadi. 

"Ekspor semen relatif stabil dari 2018 hingga 2023, antara 1,3 juta sampai 1,8 juta ton ekspor semen per-tahun," kata Direktur Industri Semen, Keramik dan Pengolahan Bahan Galian Non-Logam Kemenperin Putu Nadi Astuti,  dalam acara Press Briefing, Selasa (4/6).

Sedangkan untuk ekspor klinker, jumlah lebih besar. Di mana pada tahun 2018, ekspor klinker mencapai 4,8 juta ton. Lalu pada tahun 2021, menyentuh angka tertinggi hingga 10 juta ton dan di tahun 2023 berada pada angka 9,7 juta ton. 

Direktur Industri Semen, Keramik dan Pengolahan Bahan Galian Non-Logam Kemenperin Putu Nadi Astuti (kedua kanan).
Direktur Industri Semen, Keramik dan Pengolahan Bahan Galian Non-Logam Kemenperin Putu Nadi Astuti (kedua kanan).

Kenaikan ekspor semen yang cenderung tipis terjadi karena kapasitas semen di beberapa negara juga mengalami oversuplay, sama seperti Indonesia. 

Baca Juga: Pastikan IKN Berkelanjutan, Pemerintah Akan Pasok Green Cement dari Semen Indonesia

"Negara lain juga memiliki industri semen, memang ada beberapa negara yang mengalami over kapasitas untuk semen, termasuk Indonesia. Jadi dari sisi kualitas (semen Indonesia) menurut kami tidak ada masalah, cuma ya ini untuk semen sudah diproduksi juga di berbagai negara, dan negara lain juga alami over kapasitas," jelas Putu. 

Kemudian berdasarkan negara tujuan ekspor, klinker sebagian besar diekspor ke negara seperti Bangladesh, Australia, Taiwan, Brunei, Fiji, hingga Malaysia.

Sedangkan semen diekspor ke negara yang saat ini tengah fokus melakukan pembangunan secara masif, seperti Timur Leste, Srilanka, Filipina, hingga Papua Nugini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×