kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.559.000   -11.000   -0,43%
  • USD/IDR 18.154   -48,00   -0,26%
  • IDX 5.142   -140,21   -2,65%
  • KOMPAS100 664   -21,74   -3,17%
  • LQ45 523   -16,71   -3,10%
  • ISSI 172   -4,64   -2,63%
  • IDX30 294   -9,13   -3,01%
  • IDXHIDIV20 395   -10,89   -2,68%
  • IDX80 77   -2,46   -3,11%
  • IDXV30 109   -2,66   -2,37%
  • IDXQ30 99   -2,76   -2,71%

Ekspor tembakau tahun ini naik 18,21% dibanding tahun 2009


Senin, 29 November 2010 / 17:44 WIB
ILUSTRASI. Bisnis Sambal Ulek Kemasan Bu Rudy


Reporter: Herlina KD | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan sepanjang Januari hingga September 2010 ini volume ekspor tembakau Indonesia mencapai 95,167 juta ton atau naik 18,21% ketimbang periode yang sama tahun 2009 yang sebesar 80,510 juta ton.

Jika dilihat dari nilainya, ekspor tembakau Indonesia selama sembilan bulan pertama tahun 2010 mencapai US$ 564,478 juta atau tumbuh 29,32% ketimbang periode yang sama tahun lalu.

Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Abdus Setiawan mengatakan kenaikan ekspor tembakau Indonesia ini justru disebabkan karena menurunnya kualitas produksi tembakau para petani. Sehingga, tembakau dengan jenis hang atau kualitas lebih rendah jumlahnya lebih besar ketimbang tembakau yang kualitas bagus. Padahal,"Tembakau dengan kualitas hang ini yang lebih banyak diekspor, sehingga nilai ekspornya meningkat," ujar Abdus kepada KONTAN Senin (29/11).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×