kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Eksportir Sulit Mengekspor Rotan dari Daerah


Jumat, 05 Februari 2010 / 14:22 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Test Test

JAKARTA. Sejumlah eksportir rotan di daerah berkeluh kesah. Mereka mengaku kesulitan mengekspor rotan dari daerah saat ini sesuai aturan pemerintah yang mengharuskan ekspor rotan harus dilakukan langsung dari daerah penghasilnya. Kendala ekspor lantaran sarana pengiriman yang belum memadai di daerahr

Aturan ini, menurut Nagarimba, menimbulkan kesulitan karena produksi rotan petani kian tak mudah dipasarkan. Imbasnya, pendapatan petani rotan terancam berkurang. "Ada kesulitan infrastruktur yang tidak mendukung seperti sulitnya mendapatkan kontainer," kata Sabar Naga Rimba, Ketua Asosiasi Pengusaha Rotan Indonesia (APRI) kepada KONTAN, Jumat (5/2).

Ketetapan ekspor rotan dari daerah penghasilnya tertuang dalam aturan kementerian Perdagangan Nomor 36/MDAG/PER/8/2009. Misalnya, rotan dari Makasar harus diekspor lewat pelabuhan yang ada di Makasar. "Bagaimana jika rotan itu dihasilkan dari Kota Bau-bau yang kesulitan akses kontainer dan pelayaran," jelas Nagarimba.

.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×