kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Erajaya Swasembada (ERAA) bakal kembangkan segmen digital


Rabu, 31 Oktober 2018 / 18:30 WIB
ILUSTRASI. PT Erajaya Swasembada Tbk gelar Gadget Invasion Week


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) menyadari bahwa saat ini bisnis digital mulai berkembang cukup baik. Oleh karena itu, perusahaan mulai berpikir mengenai strategi jangka panjang untuk bisa mengembangkan channel penjualan digital tersebut.

Djatmiko Wardoyo, Marketing & Communications Director ERAA meyampaikan bahwa perusahaan sudah memiliki e-commerce sendiri yakni erafone.com dan ibox.co.id namun kontribusonya saat ini masih cukup mini bila dibandingkan gerai ritel.

“Kami melihat e-commerce itu channel masa depan, di era digital ini perilaku konsumen berubah. Tetapi gerai ritel belum mati, orang masih tetap ingin datang dan melihat, mengobrol dan mencoba langsung,” ujarnya di Jakarta, Rabu (31/10).

Namun untuk segmen milenials memang sudah menciptakan pola belanja baru yang lebih suka menggunakan online. Oleh karena itu, untuk menyasar pasar milenials itu perusahaan akan menguatkan segmen e-commerce miliknya.

E-commerce tumbuh karena milenial yang sangat praktis, ini tidak bisa dihindari mereka tidak mau repot ke gerai, cukup lihat review produk di internet dan melakukan pembelian via online,” lanjutnya.

Pihaknya akan melakukan adaptasi sembari mempertahankan ekspansi gerai, salah satunya juga beradaptasi dengan menjual produk IoT yang merupakan bisnis masa depan. Namun untik e-commerce dirinya tak memiliki target yang signifikan karena saat ini banyak pemain raksasa yang menguasai pasar tersebut.

“E-commerce kami sudah punya 5 tahun lebih tetapi benar belum sebesar yang kami harapkan karena pemain e-commerce itu kebanyakan raksasa dunia. Kami tidak mungkin lawan secara investasi karena mereka punya dana yang tak terbatas tetapi kami perhitungkan, makanya kami punya strategi masuk kesitu, tetapi realistis lah tidak mungkin menyaingi,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×