kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

ESDM belum tahu investor pembangkit listrik


Kamis, 01 Oktober 2015 / 11:26 WIB


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebut ada 88 investor asing yang akan berinvestasi dalam proyek pembangunan pembangkit listrik 35.000 megawatt (MW).

Namun, pihak Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mengaku belum mengetahui identitas para calon investor tersebut.

"Belum, kami belum tahu. Sampai sejauh ini, pihak BKPM sendiri belum memberikan informasi mengenai hal itu kepada kami," kata Agung Wicaksono, Wakil Ketua Unit Pelaksana Program Pembangunan Ketenagalistrikan Nasional Kementerian ESDM di Jakarta, Selasa (29/9).

Agung menegaskan, perusahaan listrik swasta (independent power producer/IPP), baik dalam negeri maupun luar negeri, selain mendaftar ke BKPM, tetap harus melakukan koordinasi dengan PT Perusahan Listrik Negara (PLN) untuk menentukan mekanisme siapa yang mengerjakan proyek ini, apakah melalui pemilhan langsung atau cara lain. "Yang pasti realisasi kontrak ditargetkan sampai akhir tahun ini bisa mencapai 15.000 MW," pungkas Agung.

Sebagaimana diketahui, Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Tamba Hutapea mengatakan, sebanyak 88 investor asing berminat pada mega proyek listrik 35.000 MW.

Dalam catatan BKPM, ada 88 perusahaan penanaman modal asing (PMA) yang telah memiliki izin prinsip periode 1 Januari - 23 September 2015 dengan total rencana investasi senilai US$ 31,63 miliar. Selain itu, ada pula 66 investor dalam negeri (penanaman modal dalam negeri/PMDN) yang memiliki total rencana investasi sebesar Rp 123,3 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×