kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -1.000   -0,04%
  • USD/IDR 17.886   31,00   0,17%
  • IDX 6.279   -105,45   -1,65%
  • KOMPAS100 822   -12,81   -1,54%
  • LQ45 627   -7,67   -1,21%
  • ISSI 217   -5,48   -2,47%
  • IDX30 348   -5,08   -1,44%
  • IDXHIDIV20 434   -5,53   -1,26%
  • IDX80 94   -1,40   -1,47%
  • IDXV30 119   -1,84   -1,53%
  • IDXQ30 112   -1,49   -1,31%

ESDM Revisi RUPTL 2025-2034, Target Rampung Sebelum Akhir 2026


Selasa, 22 September 2026 / 13:55 WIB
ESDM Revisi RUPTL 2025-2034, Target Rampung Sebelum Akhir 2026
ILUSTRASI. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Dok/Kementerian ESDM)


Penulis: Chelsea Anastasia, Chelsea Anastasia | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menggodok revisi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 yang disusun pemerintah dan PT PLN (Persero). Hal ini seiring rencana mempercepat pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 Gigawat peak (GWp).

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah pasti melakukan penyesuaian RUPTL guna memasukkan landasan aturan untuk program PLTS 100 GWp. Saat ini, Bahlil bilang pemerintah dan PLN masih memacu penyelesaian perubahan dalam RUPTL tersebut.

"Pasti kita akan melakukan penyesuaian revisi RUPTL karena tidak mungkin program jalan tanpa ada landasan aturannya. RUPTL ini kita sedang akan melakukan penggodokan ya," katanya ditemui usai pembukaan Electricity Connect 2026 di ICE BSD, Selasa (22/9/2026).

Baca Juga: MAPA Ekspansi Bisnis PAZZION, Buka Gerai Perdana di Pekanbaru

Namun sayangnya, Bahlil tidak menjelaskan secara rinci terkait poin-poin yang akan disesuaikan. Dalam kesempatan yang sama, Plt. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno mengatakan bahwa proses revisi RUPTL sedang berjalan. "OTW (on the way)," ungkap Tri singkat.

Mengenai target, Tri bilang revisi RUPTL dibidik dapat rampung secepatnya sebelum akhir tahun ini. "Targetnya ya soon lah. Tahun ini insya Allah," pungkas dia.

Diberitakan pada Maret 2026 lalu, Bahlil mengungkapkan adanya potensi perubahan RUPTL 2025-2034 tersebut setelah menemui Presiden Prabowo Subianto dalam rangka melaporkan target dari Satgas Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×