kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

ESDM: Tiga perusahaan eksisting sudah ajukan proposal tanda minat untuk Blok Corridor


Kamis, 20 Juni 2019 / 18:15 WIB


Reporter: Filemon Agung | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto yang ditemui di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia memberikan kabar terbaru seputar kepastian operator Blok Corridor.

Djoko bilang hingga saat ini pihak eksisting sudah mengajukan proposal tanda minat. "Ya kan ada tiga (ConocoPhillips, Repsol dan Pertamina), sedang kita proses," ungkap Djoko, Kamis (20/6).

Disisi lain, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto yang ditemui di Kementerian ESDM sehari sebelumnya bilang kepastian seputar operator Blok Corridor baru akan diumumkan pada pekan depan. "Pekan depan akan diinfokan," ujar Dwi, Rabu (19/6).

Djoko sendiri masih belum mau berkomentar lebih jauh. "Ditunggu saja ya," ujar Djoko. 

Sementara itu menanggapi kabar yang beredar seputar ketertarikan Medco Energi, Djoko menyebut semuanya boleh saja menyatakan minatnya. Namun sejauh ini ia memastikan Medco belum mengajukan proposal tanda minat.

Sekedar informasi, hak kelola Blok Corridor akan berakhir pada 2023 dan sejauh ini Blok Corridor memberikan sumbangsih sebesar 17% dari total produksi gas Indonesia.

Direktur Hulu PT Pertamina Dharmawan Samsu yang ditemui di Gedung DPR juga enggan memberikan tanggapan. "Saya belum bisa jawab sekarang ya," ujar Dharmawan, Kamis (20/6). Sementara itu Media Relation ConocoPhillips Indonesia Deddy Machdan masih belum memberikan tanggapan hingga berita ini ditulis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×