kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Ewindo bangun infrastruktur untuk RnD tahun depan


Kamis, 05 April 2018 / 18:58 WIB
ILUSTRASI. Panen Buah Melon Varietas unggul


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT East West Seed Indonesia (Ewindo) terus berupaya mengembangkan kualitas benihnya dengan meningkatkan penelitian dan pengembangan (RnD).

Tahun depan, Ewindo pun akan menggelontorkan dana yang cukup besar untuk membangun infrastruktur untuk RnD ini.

Sayangnya, Managing Editor Ewindo Glenn Pardede enggan menyebutkan berapa besar dana yang akan diinvestasikan untuk infrastruktur ini.

"Yang pasti besar dananya. Bagi perusahaan benih itu cost terbesar ada pada RnD. Majunya perusahaan juga karena benih yang berkualitas," ujar Glenn, Kamis (5/4).

Glenn menjelaskan, investasi untuk RnD harus terus dilakukan. Pasalnya, benih yang diproduksi harus bisa memenuhi kebutuhan untuk beberapa tahun ke depan.

Apalagi, beberapa tahun ke depan petani akan menghadapi masalah-masalah yang berbeda. Karena itu, lewat RnD ini harus bisa memperkirakan penyakt apa yang akan timbul, seperti apa keadaan iklim dan permasalahan lainnya.

Sementara itu, tahun ini Ewindo menggelontorkan dana sekitar Rp 150 miliar untuk belanja modal (capex) dan belanja operasional (opex).

Dana tersebut termasuk untuk biaya penelitian dan pengembangan serta untuk pembangunan internal. Tahun lalu, Ewindo sudah menginvestasikan dana untuk pabrik jagung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×