kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.965   52,00   0,29%
  • IDX 5.669   26,20   0,46%
  • KOMPAS100 732   4,13   0,57%
  • LQ45 557   3,79   0,69%
  • ISSI 197   0,36   0,19%
  • IDX30 316   1,45   0,46%
  • IDXHIDIV20 390   0,52   0,13%
  • IDX80 83   0,39   0,47%
  • IDXV30 106   -0,47   -0,44%
  • IDXQ30 102   0,35   0,34%

Freeport sepakat bangun smelter


Rabu, 31 Mei 2017 / 20:36 WIB


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Freeport Indonesia (PT FI) akhirnya sepakat untuk membangun fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral atau smelter. Rencananya, smelter tersebut bisa beroperasi pada 2022.

Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Teguh Pamudji menuturkan berdasarkan kesepakatan Freeport diberi waktu lima tahun untuk membangun smelter.

"Ya kita kasih batas waktu sampai 5 tahun. Sampe tahun 2022 udah harus bangun smelter," ungkap Teguh Pamudji di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Rabu (31/5).

Namun belum diketahui apakah Freeport akan membagun smelter sendiri atau bekerja sama dengan pihak lainnya yang selama ini diisukan akan bekerja sama dengan PT Antam (Persero).

"Enggak, dia tidak bicara. Toh regulasi kita mengatakan dia boleh bekerjasama dengan pihak lain untuk bangun smelter," tutur Teguh Pamudji.

Meski sudah ada kesepakatan mengenai pembangunan smelter konsolidasi diantara keduanya akan kembali diadakan minggu depan.

Tahap dua atau tahap panjang negosiasi ini akan empat poin negosiasi yakni stabilitas investasi, terkait ketentuan fiskal baik pusat maupun daerah, kemudian divestasi, ketiga tentang kelangsungan operasi setelah 2021 dan pembangunan smelter. (Apfia Tioconny Billy)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×