CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Gara-gara euro loyo ekspor mebel ikut terkulai


Jumat, 25 Mei 2012 / 16:25 WIB
ILUSTRASI. Sebuah kapal tongkang pengangkut batubara melintas di Sungai Musi, Palembang. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/rwa.


Reporter: Muhammad Yazid | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Memburuknya kinerja ekonomi Eropa makin terasa bagi sektor industri di dalam negeri, khususnya industri mebel. Dalam dua bulan terakhir, ekspor mebel khusus ritan mengalami penyusutan dibandingkan kuartal I.

M Hatta Sinatra, Ketua Umum Asosiasi Mebel dan Kerajinan Rotan Indonesia (AMKRI) mengatakan, menurunnya daya beli itu disebabkan oleh merosotnya nilai tukar euro terhadap rupiah menjadi Rp 11.926,95 per euro atau melemah 101,75 point dibandingkan awal Mei silam.

"Nilai tukar euro melemah, membuat harga barang impor di sana termasuk mebel dan furniture dari Indonesia semakin mahal, sehingga sulit menjualnya," kata Hatta ketika dihubungi KONTAN, Jumat (25/5).

Menurut hatta, hal serupa juga terjadi terhadap produk mebel lain berbahan baku kayu jati. Ia yakin, kinerja ekspor mebel pada kuartal II akan turun dibandingkan kuartal I yang mencatat nilai US$ 58,2 juta. Berapa besar potensi penurunan ekspor kuartal II ini, Hatta belum bisa memprediksinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×