kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.557   27,00   0,15%
  • IDX 6.764   -94,87   -1,38%
  • KOMPAS100 900   -15,24   -1,66%
  • LQ45 662   -8,20   -1,22%
  • ISSI 245   -3,00   -1,21%
  • IDX30 374   -3,29   -0,87%
  • IDXHIDIV20 457   -4,70   -1,02%
  • IDX80 103   -1,36   -1,31%
  • IDXV30 130   -1,23   -0,94%
  • IDXQ30 119   -1,20   -1,00%

Garuda laporkan pengancam Bom ke Polisi


Jumat, 18 Oktober 2013 / 19:42 WIB
ILUSTRASI. Pecalang atau petugas pengamanan adat Bali memantau situasi saat Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1940 di Jalan Tol Bali Mandara, Badung, Bali, Sabtu (17/3). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/kye/18


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Maskapai Garuda Indonesia akan melaporkan pengancam pesawat dengan bom ke polisi. Juru bicara Garuda, Pujobroto kepada Tribunnews.com mengatakan, pihaknya telah melaporkan kepada polisi seseorang yang memberikan informasi bahwa pesawat Garuda telah disusupi bom sehingga layanan terhadap penumpang terganggu.

"Hal itu tidak bisa ditolerir lagi, karenanya kami laporkan kepada polisi karena memberikan laporan palsu," kata Pujobroto, Jumat (18/10) petang.

Menurutnya, jika ancaman tersebut hanya iseng-iseng saja, dampatknya cukup besar bagi Garuda karena pesawatnya mengalami delay dan layanan penumpang pun jadi berkurang.

Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat Garuda GA 143, Jumat siang, sempat satu jam menjalani pemeriksaan di Bandara Kualanamu, Medan, karena laporan adanya ancaman bom di dalam pesawat. Namun setelah diperiksa ternyata tidak ditemukan bahan peledak tersebut. pesawat mengalami keterlambatan selama satu jam sampai di Jakarta. (Hendra Gunawan/Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×