kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.907   37,00   0,21%
  • IDX 5.739   -82,15   -1,41%
  • KOMPAS100 740   -11,90   -1,58%
  • LQ45 564   -8,97   -1,57%
  • ISSI 199   -2,47   -1,23%
  • IDX30 321   -4,67   -1,44%
  • IDXHIDIV20 395   -5,99   -1,49%
  • IDX80 84   -1,38   -1,61%
  • IDXV30 107   -1,26   -1,16%
  • IDXQ30 103   -1,66   -1,58%

Gelar non-HMETD, Tiphone akan raup Rp 800 miliar


Selasa, 24 Juni 2014 / 17:13 WIB
ILUSTRASI. Harga emas siang ini, Kamis (26/1/2023), produksi Antam dan UBS di Pegadaian. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa.


Reporter: Merlinda Riska | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) bakal mengempit dana segar sebesar Rp 500 miliar sampai Rp 800 miliar dari aksi penambahan modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (non-HMETD). Saham yang dilepas dari aksi ini berjumlah 10%-30% saham dari modal disetor perseroan.

Sekretaris perusahaan TELE, Samuel Kurniawan menyatakan pihak yang akan menyerapnya adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) melalui PT PINS Indonesia.

"PINS akan masuk secara bertahap. Jadi, bila PINS masuk dengan 10% maka kisarannya Rp 500 miliar. Kalau 30% kisarannya Rp 800 miliar," kata dia selepas Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Selasa (24/6).

Dia berucap, target penyelesaian aksi ini adalah di kuartal tiga tahun ini. Dana tersebut nantinya bakal digunakan untuk memperkuat permodalan perseroan. Aksi ini juga telah disetujui oleh para pemegang saham dalam RUPSLB yang digelar hari ini.

Sebelumnya, TELE umumkan akan melepas 638.051.347 saham dengan harga maksimal Rp 812,22 per saham dengan nominal Rp 100 untuk aksi non-HMETD ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×