kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.973   60,00   0,33%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Gempa di Aceh layanan telekomunikasi normal


Rabu, 07 Desember 2016 / 16:22 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Pidie Jaya, Nanggroe Aceh Darussalam pada Rabu pagi (7/12) sedikit banyak berdampak pada infrastruktur di daerah tersebut. Termasuk infrastruktur telekomunikasi.

Turina Farouk Vice President Corporate Communication PT XL Axiata Tbk mengatakan, dua BTS (Base Transceiver Station) mati karena aliran listrik dari PLN padam. "Namun di wilayah Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, XL memiliki total 33 BTS yang masih beroperasi dan tetap dapat digunakan oleh masyarakat," ujarnya dalam siaran pers, Rabu (7/12). 

Kantor Layanan XL Center di Banda Aceh pun masih bisa beroperasi dengan normal. XL akan terus memantau kondisi di lokasi bencana untuk memastikan layanan telekomunikasi dan data tetap normal guna mendukung aktifitas masyarakat dan upaya tanggap darurat. 

PT  Indosat Ooredoo Tbk juga mengklaim secara umum layanan Indosat Ooredoo masih dapat digunakan masyarakat di wilayah terdampak secara normal. "Walaupun terdapat empat BTS yang terganggu disebabkan kendala pasokan listrik dari PLN pasca gempa," terang Deva Rachman, Head of Corporate Communication Group of Indosat Ooredoo dalam keterangan tertulis yang diterima KONTAN, Rabu (7/12).

Adapun PT. Telekomunikasi Seluler mengungkapkan saat ini secara umum kondisi jaringan Telkomsel masih dapat melayani pelanggan. Meskipun beberapa BTS tidak dapat beroperasi secara maksimal akibat pasokan listrik yang terbatas.

"Untuk mengatasi keterbatasan pasokan listrik, saat ini Telkomsel mengerahkan sebanyak 43 unit mobile genset sebagai backup. Hal ini diharapkan dapat membantu memaksimalkan layanan kepada pelanggan," terang Adita Irawati, Vice President Corporate Communication PT Telekomunikasi Seluler dalam keterangan tertulis yang diterima KONTAN, Rabu (7/12).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×