kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45938,93   -10,56   -1.11%
  • EMAS932.000 0,65%
  • RD.SAHAM -0.50%
  • RD.CAMPURAN -0.14%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.06%

Gencar bangun menara, Gihon Telekomunikasi (GHON) tambah 150 tenant di Q3-2021


Jumat, 22 Oktober 2021 / 18:32 WIB
Gencar bangun menara, Gihon Telekomunikasi (GHON) tambah 150 tenant di Q3-2021
ILUSTRASI. PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON).

Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) gencar melancarkan penetrasi ke wilayah pinggiran Pulau Jawa dan luar Jawa. Sejalan dengan penambahan menara (tower), GHON juga aktif menggaet penyewa (tenant).

Direktur Utama GHON Rudolf P. Nainggolan mengungkapkan, hingga September 2021, pihaknya berhasil menambah sekitar 150 tenant yang terdiri dari penambahan 100-an Built to Suit (B2S) dan 50-an kolokasi. Menurut Rudolf, penambahan tenant masih on target, yang mana pada tahun ini GHON masih optimistis mengejar pertumbuhan tenant antara 16% hingga 20%.

"Strateginya adalah meningkatkan penetrasi B2S jaringan di luar Jawa dan co-location di beberapa daerah. Jadi kami banyak penambahan di daerah pinggir Jawa. Di Kalimantan dan Sulawesi juga banyak," ungkap Rudolf saat dihubungi Kontan.co.id beberapa hari lalu.

Sebagai informasi, GHON memiliki 1.242 tenant per Desember 2020. Jika ditambah dengan 150 tenant per Q3-2021 maka GHON sekarang memiliki sekitar 1.392 tenant. Adapun GHON menargetkan bisa memiliki 1.490 tenant hingga akhir tahun 2021.

Baca Juga: Gihon Telekomunikasi (GHON) membidik pertumbuhan pendapatan 14,5% tahun ini

Dari sisi menara telekomunikasi, GHON memiliki 713 tower per Desember 2020. Dengan tambahan B2S sebanyak 100 tower hingga September 2021, maka saat ini GHON memiliki sekitar 813 tower.

Guna mendukung kinerja bisnis dan operasionalnya, hingga Q3-2021 GHON sudah merealisasikan belanja modal (capex) sekitar Rp 130 miliar yang dialokasikan untuk pembangunan tower, sewa lahan dan juga biaya peralatan. Rudolf memproyeksikan serapan capex GHON hingga akhir tahun 2021 mencapai Rp 180 miliar.

 

 

Sejalan dengan penetrasi tower dan tenant, Rudolf menekankan bahwa GHON juga terus melancarkan persiapan dalam pengembangan jaringan 5G. "Kami mempersiapkan SDM yang mumpuni untuk pengembangan network 5G seiring peningkatan kebutuhan tower oleh operator telekomunikasi," pungkas Rudolf.

Mengutip pemberitaan Kontan.co.id, dari sisi kinerja keuangan, hingga Semester I-2021, GHON berhasil mencatatkan revenue sebesar Rp 80,56 miliar. Jumlah ini tumbuh 20% dibandingkan raihan pendapatan GHON pada semester pertama tahun lalu yang sebesar Rp 67,16 miliar.

Raihan pendapatan GHON hingga Juni 2021 setara dengan 49,18% dari target tahun ini. Dalam estimasi GHON, pendapatan yang bisa diraih pada 2021 setidaknya bisa tumbuh 14,5% dari tahun lalu atau mencapai Rp 163,78 miliar.

Selanjutnya: Bisnis telekomunikasi menanjak, prospek industri menara ikut terangkat

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×