kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.016,36   10,57   1.05%
  • EMAS980.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.27%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.09%

GIAA uji coba IATA travel pass untuk perjalanan internasional mulai 30 Agustus 2021


Jumat, 27 Agustus 2021 / 14:53 WIB
GIAA uji coba IATA travel pass untuk perjalanan internasional mulai 30 Agustus 2021
ILUSTRASI. Garuda Indonesia. REUTERS/Regis Duvignau


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia (GIAA) akan melaksanakan uji coba penerapan “International Air Transport Association (IATA) Travel Pass” sebagai aplikasi autentikasi dokumen kredensial kesehatan untuk persyaratan perjalanan udara internasional. Uji coba penggunaan IATA Travel Pass tersebut akan dilaksanakan mulai 30 Agustus hingga 13 September 2021.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan, pada tahap awal penggunaan IATA Travel Pass ini akan diterapkan pada penerbangan GA874/GA875 rute Jakarta-Haneda pergi pulang (PP). Adapun IATA Travel Pass merupakan sebuah aplikasi berbasis digital yang memungkinkan penggunanya untuk menyimpan dan mengelola hasil sertifikasi tes atau vaksin Covid-19 dengan mudah dan aman.

Melalui IATA Travel Pass tersebut, para pengguna jasa Garuda Indonesia dapat lebih mudah memperoleh informasi perihal persyaratan dokumen Covid-19 untuk destinasi tujuan, termasuk informasi tentang lokasi laboratorium pengujian Covid-19 yang terakreditasi. Aplikasi tersebut juga memungkinkan pengguna jasa memiliki paspor digital untuk mengelola dokumen perjalanan yang dibutuhkan.

Baca Juga: Pendapatan turun, Garuda Maintenance Facility (GMFI) pangkas rugi bersih di kuartal I

Melalui uji coba ini, Garuda Indonesia menjadi maskapai pertama di Indonesia yang melakukan uji coba aplikasi IATA Travel Pass kepada pengguna jasa layanan udara untuk mengelola dokumen kredensial kesehatan Covid-19 digital sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah, khususnya bagi mereka yang akan melakukan perjalanan udara internasional.

Irfan menambahkan, pelaksanaan uji coba IATA Travel Pass ini memiliki arti penting dalam mempersiapkan maskapai dan industri penerbangan ketika berbagai negara secara bertahap mulai melonggarkan pembatasan wilayah. Uji coba IATA Travel Pass ini juga merupakan upaya Garuda Indonesia untuk bergerak adaptif di era yang penuh tantangan saat ini, salah satunya melalui optimalisasi layanan digital.

“Kami memahami era kenormalan baru ini telah mengubah pola perjalanan masyarakat internasional. Uji coba IATA Travel Pass ini merupakan upaya kami dalam memberikan nilai tambah bagi para penumpang dengan menghadirkan kemudahan, rasa aman dan kenyamanan dalam melaksanakan perjalanan antarnegara melalui layanan yang lebih seamless,” ujar Irfan dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan.co.id, Jum'at (27/8).

Dia melanjutkan, Kolaborasi bersama IATA juga merupakan dukungan Garuda Indonesia, tidak hanya terhadap pemulihan ekonomi nasional namun juga industri penerbangan global. Melalui berbagai inovasi dan kolaborasi bersama berbagai mitra khususnya IATA, sebagai asosiasi pengangkutan udara internasional untuk memulai kembali konektivitas antarnegara.

"Kiranya uji coba aplikasi digital ini tidak hanya dapat memberikan kemudahan bagi para penumpang namun juga, di saat yang bersamaan, dapat memberikan kepastian bagi negara tujuan terkait validitas dokumen kredensial kesehatan sesuai yang dipersyaratkan oleh otoritas setempat," terang Irfan.

Dengan implementasi protokol kesehatan yang ketat di seluruh operasional bisnis maskapai serta optimalisasi layanan berbasis digital seperti IATA Travel Pass, Garuda Indonesia optimistis uji coba ini akan memenuhi harapan dan kebutuhan pengguna jasa. Sekaligus meningkatkan confidence masyarakat terhadap kualitas perjalanan udara, khususnya dengan kehadiran sistem verifikasi dokumen perjalanan yang terintegrasi. 

“Kami percaya uji coba IATA Travel Pass ini akan menjadi akselerator bagi upaya/langkah kami untuk mengintegrasikan pengelolaan dokumen perjalanan, termasuk sertifikat kesehatan, secara digital ke dalam aplikasi yang telah kami miliki, yaitu FlyGaruda,” ujar Irfan.

Baca Juga: Pandemi bikin bisnis lemah, Garuda Indonesia berencana bangun bisnis baru

Para pengguna jasa dapat mengunduh aplikasi IATA Travel Pass secara langsung pada perangkat seluler melalui iOS dan Google Play Store. Selanjutnya, pada aplikasi tersebut pengguna jasa dapat membuat akun dengan mengisi data diri digital dengan melampirkan foto dan paspor.

Dengan memasukkan informasi rencana perjalanan ke aplikasi IATA Travel Pass, pengguna akan mendapatkan informasi lengkap perihal persyaratan dokumen Covid-19 yang berlaku di destinasi tujuan. Pengguna memiliki kendali penuh atas informasi pribadi yang akan dicantumkan karena penyimpanan data dilakukan secara lokal pada ponsel, bukan pada database pusat manapun.

 

 

Senior Vice President for Operations, Safety, and Security IATA Nick Careen berharap, kerjasama dengan Garuda Indonesia untuk melaksanakan uji coba IATA Travel Pass dapat menunjukkan bahwa aplikasi kesehatan digital ini bisa memberikan kemudahan bagi penumpang dalam mengelola dokumen kredensial kesehatan perjalanan dengan aman, nyaman, dan efisien. 

"Ini merupakan langkah penting yang memungkinkan masyarakat untuk dapat melakukan perjalanan internasional di tengah situasi pandemi, termasuk memberikan kepercayaan kepada pemerintah bahwa para wisatawan telah memenuhi seluruhpersyaratan dokumen Covid-19 sebagaimana disyaratkan oleh otoritas setempat,” pungkas Nick Careen.

Selanjutnya: Isi Perjanjian Damai Garuda (GIAA) & Rolls Royce, Irfan: Ada Klausul Kerahasiaan

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×