kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Google menyalip Apple sebagai entitas TI terbesar


Rabu, 03 Februari 2016 / 14:19 WIB
Google menyalip Apple sebagai entitas TI terbesar


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Korporasi Google atau Alphabet akhirnya menyalip Apple untuk menjadi perusahaan teknologi informasi dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia pada penutupan perdagangan Selasa (2/2/2016) waktu New York, AS.

Nilai kapitalisasi Alphabet kini mencapai 549,33 miliar dollar AS atau setara Rp 7.471 triliun dengan kurs Rp 13.600 per dollar AS. Nilai tersebut hampir empat kali dari APBN 2016 Indonesia  yang sebesar Rp 2000 triliun. Pada saat yang sama, nilai kapitalisasi Apple sebesar 528 miliar dollar AS atau setara Rp 7.180 triliun.

Alphabet Inc merupakan konglomerasi yang dibentuk Google. Perusahaan tersebut menaungi beberapa usaha yang dimiliki oleh atau terpisah dari Google, termasuk Google itu sendiri.

Perusahaan yang berkantor pusat di california itu dipimpin oleh para pendiri Google yakni Larry  Page dan Sergey Brin. Anak perusahaan Alphabet antara lain Google Inc dan Google X. 

Nilai kapitalisasi pasar Alphabet didorong oleh kenaikan harga saham yang sempat menyentuh rekor tinggi yakni 810,35 dollar AS sebelum ditutup di level  800 dollar AS pada perdagangan Selasa.

Harga saham dan kapitalisai pasar Alphabet terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Sebaliknya, harga saham Apple, perusahaan teknologi informasi yang didirikan maestro komputer Steve Jobs terus menukik turun.  

Padahal, Apple dalam beberapa tahun selalu merajai peringkat kapitalisasi pasar dengan puncaknya mencapai  700 miliar dollar AS atau setara Rp 9.520 triliun.

“Pencarian mobile dan YouTube menjadi faktor kunci yang mendorong kinerja perusahaan," kata peneliti Goldman Sachs’ Heather Bellini seperti dikutip dari Forbes. (Penulis: M Fajar Marta)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×