kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Google menyalip Apple sebagai entitas TI terbesar


Rabu, 03 Februari 2016 / 14:19 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Korporasi Google atau Alphabet akhirnya menyalip Apple untuk menjadi perusahaan teknologi informasi dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia pada penutupan perdagangan Selasa (2/2/2016) waktu New York, AS.

Nilai kapitalisasi Alphabet kini mencapai 549,33 miliar dollar AS atau setara Rp 7.471 triliun dengan kurs Rp 13.600 per dollar AS. Nilai tersebut hampir empat kali dari APBN 2016 Indonesia  yang sebesar Rp 2000 triliun. Pada saat yang sama, nilai kapitalisasi Apple sebesar 528 miliar dollar AS atau setara Rp 7.180 triliun.

Alphabet Inc merupakan konglomerasi yang dibentuk Google. Perusahaan tersebut menaungi beberapa usaha yang dimiliki oleh atau terpisah dari Google, termasuk Google itu sendiri.

Perusahaan yang berkantor pusat di california itu dipimpin oleh para pendiri Google yakni Larry  Page dan Sergey Brin. Anak perusahaan Alphabet antara lain Google Inc dan Google X. 

Nilai kapitalisasi pasar Alphabet didorong oleh kenaikan harga saham yang sempat menyentuh rekor tinggi yakni 810,35 dollar AS sebelum ditutup di level  800 dollar AS pada perdagangan Selasa.

Harga saham dan kapitalisai pasar Alphabet terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Sebaliknya, harga saham Apple, perusahaan teknologi informasi yang didirikan maestro komputer Steve Jobs terus menukik turun.  

Padahal, Apple dalam beberapa tahun selalu merajai peringkat kapitalisasi pasar dengan puncaknya mencapai  700 miliar dollar AS atau setara Rp 9.520 triliun.

“Pencarian mobile dan YouTube menjadi faktor kunci yang mendorong kinerja perusahaan," kata peneliti Goldman Sachs’ Heather Bellini seperti dikutip dari Forbes. (Penulis: M Fajar Marta)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×