kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Hadapi new normal, Metropolitan Kentjana (MKPI) gencarkan pemasaran


Selasa, 26 Mei 2020 / 19:13 WIB
ILUSTRASI. Proyek PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi virus corona memberi dampak negatif pada kinerja PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI). Pasalnya tingkat penjualan maupun penyewaan perusahaan properti ini turun. 

Karena itu, MKPI tengah mempersiapkan beberapa skenario antisipasi penerapan new normal. Salah satunya dengan gencar melakukan pemasaran. 

"Pemerintah sudah memperbolehkan aktivitas perekonomian bergerak, itu bagus sekali. Yang kami harapkan pusat perbelanjaan boleh dibuka lagi dan bisa beroperasi secara normal, tentunya dengan tetap memperhatikan faktor-faktor keamanan terhadap Covid-19," kata Wakil Direktur Utama MKPI Jeffri Tanudjaja kepada Kontan.co.id, Selasa (26/5).

Baca Juga: Metropolitan (MKPI) proyeksikan kinerja tahun ini alami penurunan akibat corona

Dia menjelaskan, selama pandemi, penjualan dan penyewaan turun, namun dengan fase new normal perusahaan akan menggencarkan pemasaran terutama yang bersifat penjualan. "Seperti unit Apartemen, Town House dan Kavling," tambah dia.

MKPI memastikan, telah melakukan penyesuaian-penyesuaian baru menyusul tatanan kehidupan yang akan berubah pula mengikuti protokol wabah Covid-19 jika wacana new normal diterapkan.

Dalam mengantisipasi new normal, MKPI sudah mengimbau para penyewa di pusat perbelanjaan untuk melakukan penyesuaian tersebut. Hal ini bertujuan untuk menghindari penularan Covid-19 di lingkungan mal. 

"Adanya protokol kesehatan yang diterapkan di mal untuk pegawai kita sendiri, pegawai penyewa dan pengunjung," tegas Jeffri.




TERBARU

[X]
×