kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.202   17,00   0,09%
  • IDX 5.282   16,18   0,31%
  • KOMPAS100 686   3,41   0,50%
  • LQ45 539   6,45   1,21%
  • ISSI 177   -2,03   -1,14%
  • IDX30 303   3,34   1,12%
  • IDXHIDIV20 406   6,22   1,56%
  • IDX80 79   0,40   0,52%
  • IDXV30 112   0,64   0,58%
  • IDXQ30 102   1,33   1,33%

Halodoc Perkuat Inovasi dan Apresiasi Dokter Mitra


Rabu, 28 Oktober 2026 / 09:59 WIB
Halodoc Perkuat Inovasi dan Apresiasi Dokter Mitra
ILUSTRASI. Halodoc (Dok./Shintia Rahma)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Halodoc bersama para dokter mitra terus berinovasi dengan memanfaatkan teknologi guna mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan. Pemanfaatan teknologi ini diharapkan dapat membantu proses pelayanan menjadi lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan pasien.

Guna mengapresiasi mitra dokter yang telah berkontribusi dalam perjalanan 10 tahun perusahaan membangun ekosistem layanan kesehatan digital di Indonesia, Halodoc menggelar Halodoc Doctor Appreciation Day bertepatan dengan peringatan Hari Dokter Nasional 

Chief Operating Officer (COO) Halodoc Alfonsius Timboel mengatakan, kepercayaan dan kolaborasi dengan mitra dokter menjadi bagian penting dalam perjalanan Halodoc sejak awal berdiri. Kolaborasi tersebut dibangun dengan misi yang sama, yakni mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

“Pencapaian lebih dari 100.000 konsultasi yang diraih para dokter menjadi bukti dedikasi dan konsistensi mereka dalam melayani masyarakat Indonesia selama satu dekade bersama Halodoc,” ujar Alfonsius dalam keterangannya, Rabu (28/10/2026).

Baca Juga: Halodoc Perkuat Ekosistem Digital Kesehatan dari Hulu ke Hilir di Usia ke-10

Ke depan, Halodoc berkomitmen untuk terus berinovasi bersama dokter, termasuk melalui pemanfaatan teknologi artificial intelligence (AI), guna menghadirkan layanan kesehatan yang semakin baik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Meski demikian, Alfonsius menegaskan bahwa perkembangan teknologi tidak akan menggantikan peran dokter. Penilaian klinis, empati, dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan tetap menjadi bagian penting dari profesi dokter, dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan medis setiap pasien.

Dokter Epi Panjaitan, salah satu penerima penghargaan Halodoc Doctor Appreciation Day, mengatakan, Halodoc bukan sekadar platform untuk praktik, tetapi juga mitra yang tumbuh bersama selama satu dekade. “Banyak hal berubah sejak saya bergabung, tetapi semangat untuk membuat layanan kesehatan lebih sederhana dan mudah dijangkau masyarakat Indonesia tetap sama,” ujarnya.

Selain mengapresiasi mitra dokter, Halodoc terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Salah satunya melalui fitur Dokter Pilihan pada layanan Chat dengan Dokter. Fitur ini membantu pasien memilih dokter berdasarkan konsistensi kualitas pelayanan yang dinilai dari pengalaman pasien sebelumnya.

Label Dokter Pilihan ditampilkan pada profil dokter sebelum pasien memulai konsultasi. Halodoc juga memberikan jaminan pengembalian biaya konsultasi jika pasien tidak puas, sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Halodoc Fokus Keberlanjutan Bisnis dan AI pada 2026

VP of Consultation and Diagnostics Halodoc Ignasius Hasim mengatakan, inovasi ini bertujuan membantu pasien mendapatkan informasi yang lebih jelas saat memilih dokter sekaligus mendorong kualitas interaksi antara dokter dan pasien. “Kami ingin membantu pasien memperoleh informasi yang lebih jelas saat menentukan pilihan, sekaligus menegaskan pentingnya kualitas interaksi antara dokter dan pasien,” kata Ignasius.

Sementara itu, DMuhammad Giovanni Abdillah, salah satu Dokter Pilihan Halodoc, menilai label tersebut bukan sekadar pengakuan, tetapi juga tanggung jawab untuk menjaga kualitas pelayanan medis.

Menurut dia, kepercayaan dari platform dan pasien menjadi dorongan bagi tenaga medis untuk terus memberikan pelayanan yang berkualitas. Ia juga menekankan pentingnya menjaga konsultasi kesehatan digital tetap humanis, interaktif, dan dapat diandalkan.

Di sisi lain, Halodoc juga mendorong peningkatan kompetensi tenaga kesehatan melalui Halodoc for Doctors (H4D) dan fitur Learn. Melalui platform ini, dokter, perawat, apoteker, dan bidan dapat mengakses materi edukasi, pembaruan regulasi, materi kompetensi klinis, hingga Satuan Kredit Profesi (SKP) resmi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Hingga saat ini, H4D telah mendukung sekitar 150.000 tenaga kesehatan di seluruh Indonesia dalam mengembangkan kompetensi profesional mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×