kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.949   102,00   0,57%
  • IDX 5.889   -305,94   -4,94%
  • KOMPAS100 780   -43,96   -5,33%
  • LQ45 591   -28,72   -4,64%
  • ISSI 204   -10,98   -5,12%
  • IDX30 335   -14,44   -4,13%
  • IDXHIDIV20 414   -13,76   -3,21%
  • IDX80 89   -4,95   -5,29%
  • IDXV30 113   -4,58   -3,90%
  • IDXQ30 109   -3,81   -3,39%

Harga Avtur Turun 10% di Juni 2026, Begini Alasan Pertamina Patra Niaga


Rabu, 03 Juni 2026 / 10:21 WIB
Harga Avtur Turun 10% di Juni 2026, Begini Alasan Pertamina Patra Niaga
ILUSTRASI. PT Pertamina Patra Niaga memangkas harga bahan bakar penerbangan atau avtur sebesar 10% untuk periode 1–30 Juni 2026.(Dok/Pertamina)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Patra Niaga memangkas harga bahan bakar penerbangan atau avtur sebesar 10% untuk periode 1–30 Juni 2026. Penurunan harga komoditas energi ini terjadi di sejumlah bandar udara utama di tanah air.

Fluktuasi di pasar global menjadi penggerak koreksi harga ini. Formulasi harga acuan yang melandai pada akhirnya memberikan ruang bagi korporasi untuk melakukan penyesuaian tarif keekonomian yang lebih rendah bagi maskapai penerbangan.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menjelaskan, dinamika pasar internasional saat ini memang sedang menguntungkan bagi harga avtur domestik. 

Baca Juga: Ekspor Sektor Pertambangan Menyusut 8,44% Imbas Penurunan Ekspor Batubara

"Pengaruh harga pasar dan keekonomian yang fluktuatif dapat menyebabkan naik atau turunnya harga," ujarnya kepada Kontan.co.id, Rabu (3/6/2026).

Roberth mengungkapkan, tren positif dari pergerakan instrumen pasar energi global global tersebut langsung ditransmisikan ke dalam harga jual di dalam negeri.

"Saat ini kondisi itu dapat dilihat sebagai positif efek yang bisa membuat harga disesuaikan dan menjadi turun," ungkapnya.

Dia bilang, langkah penurunan harga ini positif bagi industri penerbangan nasional, khususnya saat memasuki masa high season. Momentum libur sekolah dan musim haji 2026 diharapkan bisa ikut mendongkrak kinerja bisnis sektor transportasi udara serta sektor pariwisata daerah.

"Kondisi liburan didukung dari penurunan harga avtur tentunya membuat domino efek yang positif sehingga maskapai dalam negeri dapat konsumen. Roda perekonomian dapat ter-support," katanya.

Baca Juga: BDx Kantongi Komitmen Listrik 1,2 GW dari PLN, Terbesar Untuk Data Center

Berdasarkan laman resmi Pertamina One Solution pada Selasa (2/6/2026), harga avtur pada periode 1 sampai 30 Juni 2026 di sejumlah bandara di tanah air sebagai berikut:

Di Bandara Soekarno-Hatta (CGK), harga avtur untuk penerbangan domestik turun menjadi Rp 24.697 per liter dari periode sebelumnya sebesar Rp 27.357 per liter. Sementara untuk penerbangan internasional, harganya juga merosot dari 162,9 UScents per liter menjadi 141,7 UScents. 

Penurunan juga terjadi di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS). Harga avtur untuk penerbangan domestik dipatok menjadi Rp 26.133 per liter dari Rp 29.149 per liter. Adapun untuk harga avtur penerbangan internasional di Bali ikut turut dari 173,4 UScents per liter menjadi 149,9 UScents.

Baca Juga: Libur Panjang Dongkrak Kunjungan Mal, APPBI Optimistis Ritel Tetap Bergairah

Di Bandara Ahmad Yani Semarang (SRG), harga domestik turun menjadi Rp 26.099 per liter dari sebelumnya Rp 29.116 per liter dan internasional menjadi 149,8 UScents dari 173,2 UScents per liter. 

Sementara di Bandara Juanda Surabaya (SUB) harga domestik kini dibanderol Rp 25.966 per liter dari sebelumnya Rp 28.938 per liter dan avtur internasional ditetapkan sebesar 149 UScents dari sebelumnya 172,2 UScents per liter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×