kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.583   30,00   0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga batubara acuan Maret US$ 67,76 per ton


Senin, 16 Maret 2015 / 19:06 WIB
ILUSTRASI. Harga Emas di Pegadaian, Siang Ini Selasa 3 Oktober 2023. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Muhammad Yazid | Editor: Harris Hadinata

JAKARTA. Mulai membaiknya harga batubara di pasar internasional sepanjang Februari lalu, membuat harga batubara acuan (HBA) Maret 2015 yang ditetapkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) turut menguat. HBA Maret naik menjadi US$ 67,76 per ton.

HBA tersebut naik 7,7% dibandingkan HBA Februari 2015 sebesar US$ 62,92 per ton. Namun, ketetapan tersebut masih lebih rendah 12,01% dibandingkan HBA Maret 2014 sebesar US$ 77,01 per ton.

Bambang Tjahjono, Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Batubara Kementerian ESDM mengatakan, kenaikan harga patokan tersebut dipengaruhi perdagangan batubara di empat indeks batubara. "Harga acuan naik karena indeks di Newcastle naik," kata dia, Senin (16/3).

HBA merupakan harga acuan batubara dengan kualitas kalori 6.322 kilo kalori per kilogram, yang kemudian menjadi parameter penetapan harga patokan batubara (HPB) yang diproduksi produsen batubara. HPB menjadi landasan pungutan royalti untuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Adapun empat indeks yang menjadi pembentuk HBA yakni Indonesia Coal Index (ICI), Indeks Platss59, Newcastle Export Index, serta Newcastle Global Coal Index.

Menurut Bambang, meskipun sepanjang Februari lalu harga batubara mengalami kenaikan, pihaknya belum memastikan hal tersebut merupakan momentum bangkitnya harga jual batubara. "Masih belum tahu, apakah HBA untuk bulan depan akan mengalami kenaikan," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×