kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 17.000   71,00   0,42%
  • IDX 7.083   -80,69   -1,13%
  • KOMPAS100 975   -14,19   -1,43%
  • LQ45 719   -12,83   -1,75%
  • ISSI 249   -2,72   -1,08%
  • IDX30 391   -7,06   -1,77%
  • IDXHIDIV20 490   -8,90   -1,78%
  • IDX80 110   -1,62   -1,45%
  • IDXV30 134   -2,30   -1,68%
  • IDXQ30 128   -2,02   -1,56%

Harga Cengkeh Makin Mini


Kamis, 15 April 2010 / 20:59 WIB
Harga Cengkeh Makin Mini


Reporter: Amailia Putri Hasniawati |

JAKARTA. Harga cengkeh tahun ini kemungkinan besar tak akan sebaik harganya tahun lalu. Sebaliknya, harga cengkeh malah cenderung turun. Sebab, suplai cengkeh pada musim panen raya tahun ini akan meningkat.

Kementerian Pertanian (Kementan) memperkirakan, produksi cengkeh pada musim panen tahun ini, yang diperkirakan terjadi pada Juni hingga September, akan meningkat lebih dari 1.000 ton menjadi sekitar 83.929 ton.

Setidaknya ada dua faktor yang membuat produksi cengkeh tahun ini meningkat. Pertama, produksi pada musim panen raya tahun ini akan lebih tinggi seiring faktor musiman yang terjadi setiap empat tahun sekali.

"Biasanya setiap empat tahun itu panen raya, karena curah hujan baik maka produksi juga meningkat, setahun setelahnya cenderung akan turun dan begitu seterusnya," ujar Ketua Asosiasi Petani Cengkeh Indonesia (APCI) Soetardjo.

Kedua, produski cengkeh juga karena perluasan lahan. Bila pasokan bertambah, maka harga cengeh tentu akan tertekan. Saat ini harga cengkeh sudah susut menjadi Rp 50.000-Rp 55.000 per kilogram (kg). Padahal tahun lalu harga cengkeh di tingkat petani mencapai Rp 65.000 per kg.

Menurut Soetardjo, sejauh ini penurunan harga cengkeh tersebut masih wajar dan belum membuat petani merugi. "Kalau harganya masih di atas Rp 40.000 per kg petani masih untung," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×