kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Kawan Lama Group Ekspansi Hingga ke Papua, Buka Lebih Dari 100 Toko pada 2025


Sabtu, 07 Februari 2026 / 12:25 WIB
Kawan Lama Group Ekspansi Hingga ke Papua, Buka Lebih Dari 100 Toko pada 2025
ILUSTRASI. Kawan Lama Group Lanjut Ekspansi pada 2026, Sasar Luar Jawa dan Kota Tier 2 & 3 (KONTAN/Ridwan Mulyana)


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kawan Lama Group (KLG) gencar menggelar ekspansi dengan membuka lebih dari 100 toko sepanjang tahun lalu. Tak hanya di Pulau Jawa, ekspansi KLG menyasar pasar luar Pulau Jawa, termasuk upaya pengembangan jaringan usaha hingga ke Papua.

Strategic Marketing Services Director Kawan Lama Group, Adeline Ausy Setiawan membeberkan bahwa KLG memiliki enam pilar usaha, yang meliputi: industrial & commercial, consumer retail, food & beverage, porperty & hospitality, commercial technology, serta manufacturing & engineering.

Secara keseluruhan, KLG membuka 103 toko dengan beragam jenama selama tahun 2025.

Ekspansi KLG tahun lalu mencakup pembukaan toko baru Azko, Informa, Informa Electronics, Toys Kingdom, Ataru, Selma, Neka, Chatime, Cupbop, Go Go Curry, Living World, dan Living Plaza.

Sebaran ekspansi KLG pada tahun lalu meliputi daerah di Jawa (57 toko), Sumatera & Batam (16 toko), Kalimantan (8 toko), Bali (6 toko), Sulawesi (10 toko) dan Papua (6 toko).

Baca Juga: Permintaan Hunian Hotel di Jakarta Turun 4,7% pada 2025, Begini Prospeknya di 2026

KLG juga memperkuat pilar bisnis manufaktur dengan pengoperasian pabrik di Kendal, Jawa Tengah. KLG juga terus memperkuat jaringan distribusi melalui 18 pusat distribusi terintegrasi yang tersebar di Pulau Jawa (3 pusat distribusi), Sumatra & Batam (3), Kalimantan (4), Sulawesi (4), Maluku (2) dan Papua (2).

"Ekspansi bisnis kami terus berlanjut. Pertumbuhan terus menerus kami upayakan untuk memperluas jangkauan dan memberikan nilai tambah bagi keluarga di Indonesia," kata Ausy di acara Sobat KLG Gathering, Rabu (4/2/2026).

Rencana Ekspansi KLG pada 2026

Ausy memastikan bahwa ekspansi KLG akan berlanjut pada tahun 2026. Hanya saja, KLG akan lebih selektif dengan mencermati dinamika ekonomi dan perkembangan bisnis. Ekspansi KLG akan menyasar kota tier dan tier 3. Selain itu, KLG mencermati peluang dari prospek pertumbuhan ekonomi di luar Pulau Jawa.

"Masih ada kota-kota tier 2 dan tier 3 yang kami akan masuk ke sana, tapi akan lebih selektif. Di Jawa, kehadiran kami sudah cukup banyak, tapi tetap akan kami perkuat. Kami juga melihat konsumen di luar Jawa tumbuh, ekonomi bagus, itu salah satu alasan memperkuat kehadiran di sana. Di Sumatra, Sulawesi, Kalimantan, sampai ke Papua," terang Ausy.

Di samping dinamika ekonomi dan bisnis, Ausy turut menyoroti industri ritel yang semakin kompetitif. Ekspansi merek dan toko baru masih ramai, bukan hanya dari perusahaan ritel lokal, melainkan juga merek global yang ekspansi ke Indonesia.

Baca Juga: Nilai Transaksi Program UMKM Bisa Ekspor Capai US$ 134,87 Juta di Sepanjang 2025

"Industri ritel tetap menarik, banyak toko baru dan ritel dari luar negeri, tentu akan menjadi kompetitif. Kami harus siap, fokus ke pelanggan, bagaimana memberikan inovasi dalam produk dan layanan," imbuh Ausy.

Di pilar bisnis consumer retail, saat ini KLG bersiap menyambut Ramadan - Idulfitri yang biasanya menjadi musim puncak (peak season) penjualan. KLG menyiapkan sejumlah program promosi dan kampanye pemasaran, serta melengkapi lini produk dapur dan parsel.

"Setiap tahun, Ramadan pasti mementum yang penting untuk ritel. Kami menyambut positif, ingin menggunakan Ramadan sebagai momentum untuk mengoptimalkan penjualan," kata Ausy.

Sedangkan dari sisi ekspansi, langkah terdekat datang dari pilar bisnis property & hospitality. Bekerjasama dengan Artotel, Living World akan membuka Artotel di Grand Wisata. Pembukaan hotel tersebut dijadwalkan pada Jumat (6/2/2026).

Kerja sama tersebut melanjutkan pembukaan Artotel Living World Kota Wisata Cibubur pada Agustus 2025. Ekspansi ini melengkapi portofolio bisnis property & hospitality KLG yang sebelumnya telah memiliki hotel Anumana di Ubud, Bali.

Baca Juga: IIMS 2026 Guncang Industri Otomotif, Targetkan Nilai Transaksi Rp 8 Triliun

Selain pembukaan Artotel Living World Grand Wisata, KLG akan memperkuat bisnis property & hospitality melalui ekspansi Living World di daerah PIK 2. "Tanggal (pembukaannya) masih belum ditentukan," kata Ausy.

Tak hanya di dalam negeri, KLG juga ingin memperluas ekspansi ke pasar global. KLG telah mengekspor berbagai macam lini produk Krisbow, terutama ke kawasan Asia yakni Myanmar, Singapura, Maldives, Dubai, Filipina dan Quwait.

Dalam upaya memperluas pasar ekspor, KLG bakal mengoptimalkan lini manufaktur melalui pabrik di Cikande dan Kendal. "Mudah-mudahan dengan produk yang semakin banyak, kami bisa lebih kompetitif, lebih beragam juga prduk yang bisa kami tawarkan ke mitra di luar negeri," tandas Ausy.

Selanjutnya: Permintaan Hunian Hotel di Jakarta Turun 4,7% pada 2025, Begini Prospeknya di 2026

Menarik Dibaca: iQOO 15 Ultra: HP Gaming dengan Skor AnTuTu 4,5 Juta dan Baterai 7.400 mAh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×