CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Harga gas untuk listrik dipatok US$ 6 per mmbtu, berapa penghematan untuk PLN?


Rabu, 18 Maret 2020 / 20:17 WIB
ILUSTRASI. Harga gas untuk listrik akan dipatok US$ 6 per mmbtu. KONTAN/Akhmad Suryahadi


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memutuskan untuk menurunkan harga gas menjadi US$ 6 per mmbtu di plant gate konsumen mulai 1 April 2020. Kebijakan tersebut sebagai implementasi dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 40 tahun 2016 tentang penetapan harga gas bumi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arfin Tasrif mengatakan, harga gas US$ 6 per mmbtu tidak hanya ditujukan untuk sektor industri sebagaimana yang tercantum di dalam Perpres tersebut. Menurutnya, penurunan harga gas tersebut juga diterapkan untuk sektor kelistrikan.

Baca Juga: PGAS upayakan pembangunan infrastruktur gas bumi untuk transportasi

Arifin mengungkapkan, untuk bisa menyesuaikan harga gas menjadi US$ 6 per mmbtu, maka harga gas di hulu harus bisa diturunkan menjadi sekitar US$ 4-4,5 per mmbtu. Tak hanya itu, biaya transportasi dan distribusi juga diturunkan antara US$ 1-1,5 per mmbtu.

Dengan begitu, sambungnya, akan ada pengurangan penerimaan pemerintah di hulu migas. Kendati begitu, kata Arifin, di sisi lain akan ada tambahan penghematan yang dapat diraih pemerintah. Antara lain dari penghematan subsidi listrik dan kompensasi yang harus dibayarkan pemerintah kepada PLN.

"Tentu saja konsekuensinya di bidang hulu gas, penerimaan pemerintah bisa berkurang tapi ini bisa dikompensasi dengan pengurangan biaya subsidi dan (pengurangan) biaya kompensasi (PLN). Juga terdapat penghematan dari konversi bahan bakar pembangkit listrik dari diesel ke gas," kata Arifin selepas Rapat Terbatas Kabinet sebagaimana yang dikutip dalam keterangan resminya, Rabu (18/3).

Lalu dengan harga gas US$ 6 per mmbtu, berapa potensi penghematan yang bisa diraih oleh PLN, maupun penghematan subsidi listrik dan kompensasi yang harus dibayarkan pemerintah?

Baca Juga: Menteri ESDM: Harga gas US$ 6 per mmbtu mulai 1 April, termasuk untuk pembangkit




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×