kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Harga referensi turun, CPO masih bebas bea keluar


Kamis, 01 Oktober 2015 / 17:20 WIB


Reporter: Adisti Dini Indreswari | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemdag) menetapkan harga referensi produk crude palm oil (CPO) untuk periode Oktober 2015 sebesar US$ 529,51 per metrik ton (MT), turun 13,29% atau sebesar US$ 81,14 dari bulan sebelumnya.

Peraturan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 68/M-DAG/PER/09/2015 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.

Plt Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemdag Karyanto Suprih menjelaskan, rendahnya harga referensi CPO saat ini akibat melemahnya harga internasional untuk komoditas tersebut.

"Penyebabnya karena semakin rendahnya harga minyak bumi dunia dan kelebihan pasokan pasar internasional minyak nabati dunia, terutama oleh minyak nabati dari sumber lain selain CPO," ujarnya dalam rilis Rabu (30/9) malam.

Karena harga referensi CPO saat ini masih di bawah tingkat ambang batas pengenaan bea keluar (BK) yaitu US$ 750 per MT, sehingga CPO dan produk turunannya masih tetap dikenakan BK US$ 0 per MT untuk periode Oktober 2015.

Sementara itu harga referensi biji kakao mengalami kenaikan dari US$ 3.158,12 per MT menjadi US$ 3.175,92 per MT, sehingga penetapan HPE biji kakao juga menguat 0,6% dari US$ 2.854 per MT pada September 2015 menjadi US$ 2.872 per MT.

Kenaikan harga referensi dan HPE biji kakao juga disebabkan oleh penguatan harga internasional komoditas tersebut. Namun, BK biji kakao tidak berubah yaitu tetap 10%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×