kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.856   54,00   0,32%
  • IDX 8.255   -35,86   -0,43%
  • KOMPAS100 1.167   -4,84   -0,41%
  • LQ45 838   -3,80   -0,45%
  • ISSI 296   -0,13   -0,05%
  • IDX30 436   -0,10   -0,02%
  • IDXHIDIV20 522   1,54   0,30%
  • IDX80 130   -0,55   -0,42%
  • IDXV30 144   1,07   0,75%
  • IDXQ30 141   0,04   0,03%

Harga tiket naik, pendapatan Garuda Indonesia naik pada Oktober dan November 2018


Jumat, 21 Desember 2018 / 20:36 WIB
Harga tiket naik, pendapatan Garuda Indonesia naik pada Oktober dan November 2018
ILUSTRASI. Pesawat Garuda Indonesia


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) membukukan kenaikan pendapatan pada Oktober dan November 2018 dibandingkan periode yang sama tahun 2017.

Direktur Utama GIAA I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra mengatakan kenaikan itu dikarenakan ada penyesuaian tarif Garuda Indonesia. “Harga tiket rata-rata untuk bulan Oktober meningkat 6,2% dan November 11,7%,” katanya Jumat (21/12).

Kenaikan pendapatan dari pesawat penumpang di bulan Oktober 2018 sebesar 4% secara year on year menjadi US$ 209,3 juta. Sementara di bulan November 2018, pendapatan pesawat penumpang naik 13,4% menjadi US$ 232,4 juta secara year on year.

Di sisi lain, untuk pertumbuhan jumlah penumpang, Garuda Indonesia mencatat penurunan. Pada Oktober 2018, jumlah penumpang Garuda turun 2,1% menjadi 1,94 juta penumpang dibanding periode yang sama tahun lalu. Sementara pada November tumbuh tipis 0,3% yoy menjadi 1,99 juta penumpang.

Kendati pendapatan pada Oktober dan November 2018 naik, hal itu belum mendongkrak pendapatan pesawat penumpang sepanjang Januari-November 2018 dibanding capaian sepanjang Januari-November 2017. Pendapatan penumpang Garuda Indonesia sampai 30 November 2018 tercatat turun 1% dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi US$ 2,33 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×