kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45952,80   9,76   1.04%
  • EMAS1.014.000 -1,46%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Hari Ini Batas Akhir Penetapan UMK 2023, Cek Usulan UMK Semarang & Daerah Lain Jateng


Rabu, 07 Desember 2022 / 04:55 WIB
Hari Ini Batas Akhir Penetapan UMK 2023, Cek Usulan UMK Semarang & Daerah Lain Jateng


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hari ini, Rabu 7 Desember 2022 adalah batas akhir penetapan upah minimum kabupaten (UMK) tahun 2023. Sejauh ini belum ada keputusan resmi UMK 2023. Namun, beberapa wilayah di Jawa Tengah (Jateng) telah mengusulkan nilai UMK 2023.

Salah satunya, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Tenaga Kerja sepakat dengan serikat pekerja mengusulkan UMK di Kota Semarang tahun 2023 sebesar Rp 3.060.000 atau naik 7,9 persen dari tahun lalu.

UMK Semarang 2023 ini banyak ditunggu para buruh di wilayah tersebut. Pasalnya, UMK Semarang adalah UMK terbesar di Jateng.

Dilansir dari website resmi Pemkot Semarang, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Semarang, Sutrisno mengatakan, usulan penetapan UMK di Kota Semarang tahun 2023 pihaknya menyepakati dengan serikat pekerja, yakni mengusulkan sebesar Rp 3.060.000. Meski, dari Apindo bersikukuh menolak kenaikan jumlah besaran UMK tahun 2023 tersebut karena mengacu pada PP Nomor 36 tahun 2021 terkait penetapan UMK.

"Jadi usulan besaran UMK di Kota Semarang tahun 2023 pemerintah sepakat dengan serikat pekerja ada kenaikan sebesar 7,9 persen dari UMK tahun lalu. Nominalnya sekitar Rp 3.060.000," jelasnya.

Dari usulan serikat pekerja, kata dia juga mengusulkan penghitungan UMK berdasarkan kebutuhan hidup layak ( KHL) namun setelah ikut rapat dewan pengupahan kemudian menyepakati sama dengan usulan pemerintah berdasarkan Permenaker Nomor 18 tahun 2022, yaitu naik 7,9 persen. Namun, dari Apindo menolaknya dan menginginkan menempuh judial review (JR) berdasarkan PP Nomor 36 tahun 2021.

Baca Juga: Besok (7/12) Ditetapkan, Ini UMK Bekasi, Karawang, Depok, Bandung Tahun 2023

Hasil dari usulan UMK Semarang 2023 ini, nantinya akan diusulkan kepada Plt. Wali Kota Semarang untuk diajukan ke Provinsi dengan batas waktu penetapannya sampai 7 Desember untuk ditetapkan Gubernur.

Anggota KSPN Kota Semarang, Slamet Kaswanto mengatakan pihaknya menolak usulan penetapan UMK di Kota Semarang tahun 2023 dari Apindo yang berdasarkan PP Nomor 36 Tahun 2021. Sebenarnya, Serikat Pekerja memiliki dasar penentuan UMK sendiri yaitu berdasarkan kebutuhan hidup layak (KHL), dengan melakukan survei harga kebutuhan pokok di lima pasar Kota Semarang. Yakni diantaranya Pasar Karang ayu, Jatingaleh, Mangkang, Langgar dan Pedurungan.

"Dari survei di pasar tersebut menghasilkan UMK tahun 2023 sebesar Rp 3,6 juta, atau naik 29 persen dari tahun lalu," katanya.

Pihaknya juga menyampaikan agar dalam rapat dewan pengupahan, usulan UMK tahun 2023 dilepaskan dari PP Nomor 36 tahun 2021.

"Sepakat dengan pemerintah kota Semarang yang diwakili Kepala Dinas Tenaga Kerja berdasarkan Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 tentang penetapan UMP tahun 2023, sehingga menjadi sebesar Rp 3.060.000 atau naik sebesar 7,9 persen sekitar Rp 225 ribu dari UMK tahun lalu sebesar Rp 2.800.000," tandasnya.

UMK Kudus 2023

Selain Semarang, Pemkab Kudus, Jateng juga telah mengusulkan UMK 2023. Pemkab Kudus, Jateng menyampaikan usulan besaran UMK Kudus 2023 sebesar Rp 2.439.813,98 kepada Gubernur Jateng.

Usulan UMK Kudus 2023 berdasarkan regulasi dari Kementerian Tenaga Kerja. Kenaikan UMK Kudus 2023 sebesar Rp146.755,72 atau 6,40 persen dari besaran UMK 2022 sebesar Rp2.293.058,26.

Bupati Kudus Hartopo sudah menandatangani usulan besaran UMK 2023 tersebut dan disampaikan kepada Gubernur Jateng. Dengan demikian, besaran UMK Kudus 2023 tinggal menunggu keputusan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Sebelum penetapan UMK, Pemerintah Provinsi Jateng telah lebih dahulu menetapkan besaran upah minimum provinsi (UMP) tahun 2023. Dilansir dari website resmi Pemprov Jateng, Gubernur Ganjar Pranowo mengumumkan UMP Jateng tahun 2023 sebesar Rp1.958.169,69.

UMP Jateng 2023 naik 8,01% atau Rp 145.234,26 dibandingkan UMP Jawa Tengah 2022 yang tercatat Rp 1.812.935.

Pengumuman UMP Jateng 2023 dilakukan Ganjar di kantornya, Senin (28/11/2022). Dalam konferensi pers, Ganjar menjelaskan Penetapan UMP tahun 2023 ini mendasarkan pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023.
“Permenaker 18 Tahun 2022 menyatakan bahwa penetapan UM memperhatikan inflasi dan pertembuhan ekonomi,  serta nilai alfa,” jelasnya.

Nilai alfa merupakan wujud indeks tertentu, yang menggambarkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai tertentu, dalam rentang tertentu yaitu 0,10 (nol koma satu nol) sampai dengan 0,30 (nol koma tiga nol). Penentuan nilai αlfa harus mempertimbangkan produktivitas dan perluasan kesempatan kerja.

“Data yang digunakan dalam penghitungan penyesuaian nilai upah minimum, menggunakan data yang bersumber dari lembaga yang berwenang di bidang statistik, yaitu Badan Pusat Statistik (BPS),” ujarnya.

Baca Juga: Besok (7/12/2022) Diumumkan, Bagaimana Cara Cek Perhitungan UMK 2023?

Pada kesempatan itu, Ganjar menuturkan inflasi Jawa Tengah diangka 6,4%. Adapun pertumbuhan ekonomi sebesar  5,37%, serta nilai αlfanya angka 0,3. Keputusan itu berlaku mulai 1 Januari 2023.

“Mendasari UM Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023, Kabupaten yang wajib menaikkan sesuai nilai UMP adalah Kabupaten Banjarnegara. Karena nilai UMK 2023 di bawah UMP 2023,” katanya.

Ganjar juga menjelaskan, UMP Jateng 2023 itu berlaku bagi pekerja/ buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Pekerja/ buruh dengan kualifikasi tertentu dapat diberikan upah lebih besar dari UMP Jateng 2023.

“Upah bagi pekerja/ buruh dengan masa kerja satu tahun atau lebih, berpedoman pada struktur dan skala upah,” tuturnya.

Ganjar mengatakan, keputusan itu telah melalui serangkaian tahapan. Utamanya, mendengarkan aspirasi dari seluruh komponen yang terkait. Setidaknya tiga kali Ganjar menggelar audiensi dengan kelompok buruh dan pengusaha.

Salah satunya, Ganjar melakukan audiensi LKS Tripartit dan Dewan Pengupahan Jawa Tengah meliputi unsur Pengusaha/ Kadin/ Apindo, Pekerja, Akademisi dan Pakar.

UMK Jateng 2022

Sebelum melihat besaran UMK tahun 2023, berikut data lengkap UMK 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah / Jateng tahun 2022 dan 2021:

1. UMK tahun 2022 Kabupaten Cilacap Rp 2.230.731,50

2. UMK tahun 2022 Kabupaten Banyumas Rp1.983.261,84

3. UMK tahun 2022 Kabupaten Purbalingga Rp1.996.814,94

4. UMK tahun 2022 Kabupaten Banjarnegara Rp 1.819.835,17

5. UMK tahun 2022 Kabupaten Kebumen Rp 1.906.781,84

6. UMK tahun 2022 Kabupaten Purworejo Rp 1.911.850,80

7. UMK tahun 2022 Kabupaten Wonosobo Rp 1.931.285,33

8. UMK tahun 2022 Kabupaten Magelang Rp 2.081.807,18

9. UMK tahun 2022 Kabupaten Boyolali Rp 2.010.299,30

10. UMK tahun 2022 Kabupaten Klaten Rp 2.015.623,36

11. UMK tahun 2022 Kabupaten Sukoharjo Rp 1.998.153,18

12. UMK tahun 2022 Kabupaten Wonogiri Rp 1.839.043,99

13. UMK tahun 2022 Kabupaten Karanganyar Rp 2.064.313,20

14. UMK tahun 2022 Kabupaten Sragen Rp 1.839.429,56

15. UMK tahun 2022 Kabupaten Grobogan Rp 1.894.032,10

16. UMK tahun 2022 Kabupaten Blora Rp 1.904.196,69

17. UMK tahun 2022 Kabupaten Rembang Rp 1.874.322,05

18. UMK tahun 2022 Kabupaten Pati Rp 1.968.339,04

19. UMK tahun 2022 Kabupaten Kudus Rp 2.293.058,26

20. UMK tahun 2022 Kabupaten Jepara Rp 2.108.403,11

21. UMK tahun 2022 Kabupaten Demak Rp 2.513.005,89

22. UMK tahun 2022 Kabupaten Semarang Rp 2.311.254,15

23. UMK tahun 2022 Kabupaten Temanggung Rp1.887.832,11

24. UMK tahun 2022 Kabupaten Kendal Rp 2.340.312,28

25. UMK tahun 2022 Kabupaten Batang Rp 2.132.535,02

26. UMK tahun 2022 Kabupaten Pekalongan Rp 2.094.646,19

27. UMK tahun 2022 Kabupaten Pemalang Rp 1.940.890,41

28. UMK tahun 2022 Kabupaten Tegal Rp 1.968.446,34

29. UMK tahun 2022 Kabupaten Brebes Rp 1.885.019,39

30. UMK tahun 2022 Kota Magelang Rp 1.935.913,27

31. UMK tahun 2022 Kota Surakarta Rp 2.035.720,17

32. UMK tahun 2022 Kota Salatiga Rp 2.128.523,19

33. UMK tahun 2022 Kota Semarang Rp 2.835.021,29

34. UMK tahun 2022 Kota Pekalongan Rp 2.156.213,77

35. UMK tahun 2022 Kota Tegal Rp 2.005.930,52

UMK Tahun 2021 Jawa Tengah / Jateng

Sebagai perbandingan, berikut daftar UMK tahun 2021 di Jawa Tengah / Jateng:

  1. UMK tahun 2021 Kota Semarang Rp 2.810.025
  2. UMK tahun 2021 Kabupaten Demak Rp 2.511.526
  3. UMK tahun 2021 Kabupaten Kendal Rp 2.335.735
  4. UMK tahun 2021 Kabupaten Semarang Rp 2.302.797
  5. UMK tahun 2021 Kota Salatiga Rp 2.101.457
  6. UMK tahun 2021 Kabupaten Grobogan Rp 1.890.000
  7. UMK tahun 2021 Kabupaten Blora Rp 1.894.000
  8. UMK tahun 2021 Kabupaten Kudus Rp 2.290.995
  9. UMK tahun 2021 Kabupaten Jepara Rp 2.107.000
  10. UMK tahun 2021 Kabupaten Pati Rp 1.953.000
  11. UMK tahun 2021 Kabupaten Rembang Rp 1.861.000
  12. UMK tahun 2021 Kabupaten Boyolali Rp 2.000.000
  13. UMK tahun 2021 Kota Surakarta Rp 2.013.810
  14. UMK tahun 2021 Kabupaten Sukoharjo Rp 1.986.450
  15. UMK tahun 2021 Kabupaten Sragen Rp 1.829.500
  16. UMK tahun 2021 Kabupaten Karanganyar Rp 2.054.040
  17. UMK tahun 2021 Kabupaten Wonogiri Rp 1.827.000
  18. UMK tahun 2021 Kabupaten Klaten Rp 2.011.514
  19. UMK tahun 2021 Kota Magelang Rp 1.914.000
  20. UMK tahun 2021 Kabupaten Magelang Rp 2.075.000
  21. UMK tahun 2021 Kabupaten Purworejo Rp 1.905.400
  22. UMK tahun 2021 Kabupaten Temanggung Rp 1.885.000
  23. UMK tahun 2021 Kabupaten Wonosobo Rp 1.920.000
  24. UMK tahun 2021 Kabupaten Kebumen Rp 1.895.000
  25. UMK tahun 2021 Kabupaten Banyumas Rp 1.970.000
  26. UMK tahun 2021 Kabupaten Cilacap Rp 2.228.904
  27. UMK tahun 2021 Kabupaten Banjarnegara Rp 1.805.000
  28. UMK tahun 2021 Kabupaten Purbalingga Rp 1.988.000
  29. UMK tahun 2021 Kabupaten Batang Rp 2.129.117
  30. UMK tahun 2021 Kota Pekalongan Rp 2.139.754
  31. UMK tahun 2021 Kabupaten Pekalongan Rp 2.084.155
  32. UMK tahun 2021 Kabupaten Pemalang Rp 1.926.000
  33. UMK tahun 2021 Kota Tegal Rp 1.982.750
  34. UMK tahun 2021 Kabupaten Tegal Rp 1.958.000
  35. UMK tahun 2021 Kabupaten Brebes Rp 1.866.722

Formula penghitungan UMK 2023

Seperti diketahui, Kemnaker telah mengeluarkan kebijakan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 18 Tahun 2022 untuk penetapan upah minimum tahun 2023. Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI-JSK) Kemnaker, Indah Anggoro Putri, selaku Ketua Dewan Pengupahan Nasional (Depenas) mengatakan, salah satu hal yang diatur dalam Permenaker 18 Tahun 2022 adalah perubahan waktu penetapan UM tahun 2023 oleh Gubernur.

Periode penetapan dan pengumuman Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2023 yang sebelumnya paling lambat 21 November 2022 diperpanjang menjadi paling lambat 28 November 2022. Sedangkan Upah Minimim Kabupaten/Kota (UMK) yang sebelumnya paling lambat 30 November 2022 menjadi paling lambat 7 Desember 2022.

Menurut Putri, alasan perubahan ini untuk memberikan kesempatan dan waktu yang cukup bagi Depeda dalam menghitung Upah Minimum tahun 2023 sesuai dengan formula baru. "Oleh karena itu kami meminta Depeda untuk mematuhi ketentuan Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 ini dalam menyusun rekomendasi UM tahun 2023, yang akan ditetapkan oleh masing-masing Gubernur," kata Putri melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker, Senin (21/11/2022).

Putri menambahkan, dalam Permenaker tersebut juga diatur formula penghitungan UM tahun 2023 yang mencakup variabel inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan variabel α (alfa). Variabel alfa merupakan kontribusi tenaga kerja pada pertumbuhan ekonomi yang bentuknya berupa suatu nilai tertentu dari rentang nilai yang sudah ditentukan oleh Pemerintah Pusat yaitu antara 0,10 s.d 0,30.

Ia melanjutkan, di antara rentang nilai itulah Depeda melakukan perhitungan/penentuan dengan mempertimbangkan produktivitas dan perluasan kesempatan kerja sesuai daerahnya. Hal inilah yang menjadi letak ruang diskusi/dialog bagi anggota Depeda, serta menjadi kesempatan bagi Depeda untuk melaksanakan peran strategisnya dalam memberikan saran dan rekomendasi kepada Gubernur selaku pejabat pemerintah yang berwenang menetapkan UM.

"Dengan demikian, jelas bahwa maksud pengaturan mengenai penghitungan dan tata cara penetapan upah minimum tahun 2023 yang diatur dalam Permenaker ini adalah  dengan optimalnya fungsi Dewan Pengupahan  melakukan analisa yang  cermat seperti yang telah saya jelaskan maka rekomendasi yang akan diberikan  kepada Gubernur akan di diperoleh angka yang   diharapkan, dan diterimana oleh seluruh pihak selanjutnya akan ditetapkan oleh  Para Gubernur  ," ujarnya.

Itulah usulan UMK Semarang 2023 dan daerah lain di Jateng. Semoga besaran UMK Jateng 2023 mampu meningkatkan kesejahteraan para buruh!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×